Warung Internet

Dunia yang asik untuk berbagi...

Pada tanggal 19 November 2012 DD akan ganti template, jadi jika kamu mengalami gangguan pada tanggal itu Admin mohon maaf | Mohon maaf untuk sementara artikel Humor dan Cermis belum bisa diposting. InsyaAllah akan mulai berjalan normal pada awal bulan desember 2012 |


Bagaimana cara menentukan apakah kamu dominan otak kanan atau otak Kiri? Ini dia jawabannya..!
Para ahli mengaitkan kreativitas dengan otak kanan dan logika dengan otak kiri. Jadi otak kanan adalah sumber kreativitas dan otak kiri sumber logika berfikir. Menurut Scott Thorpe, Ph.D., dalam buku How to Think Like Einstein, mengetahui seseorang memiliki kecenderungan pada otak mana dapat membantu mengembangkan bakat-bakat kita. 
Nah, sekarang coba kuis sederhana berikut ini untuk mengetahuinya. Kemudian lihat jawabannya.

1. Kamu bisa berfikir paling baik ketika:
a. Duduk
b. Berbaring di sofa / tempat tidur
c. Berdiri atau berjalan

2. Saat duduk di bangku sekolah menengah atas, kamu paling baik dalam mata pelajaran:
a. Matematika dan ilmu pengetahuan alam
b. Musik atau seni lainnya
c. Bahasa atau Sejarah
3. Bagaimana kondisi kamar kamu:
a. Rapi sekali
b. Penuh tumpukan barang
c. Berantakan tapi kamu tahu dimana letak barang tertentu
4. Saat belajar dansa, senam atau tarian, kamu akan lebih cepat hafal dengan cara:
a. Nonton video yang dapat dihentikan dan dimulai (play and pause)
b. Latihan dengan pasangan (orang) yang sudah lancar
c. Ikut kursus tari
5. Tangan mana yang dominan?
a. Kanan
b. Kiri
c. Bisa menggunakan keduanya dengan baik
6. Kamu lebih memilih untuk menonton sebuah film berdasarkan:
a. Resensi
b. Siaran cuplikan iklannya
c. Saran dari teman

7. Jenis lukisan apa yang kemungkinan kamu pasang di kamar tidur?
a. Desain abstrak
b. Lansekap
c. Potret


Jawaban Skor:

Kebanyakan A
Kamu lebih dominan otak kiri, Logis dan obyektif, kamu bisa bekerja paling baik sendiri di lingkungan yang sepi. Kemampuan kamu dalam menganalisa membuat kamu bisa dengan cepat membedakan fakta dan fiksi, juga bisa menemukan solusi paling praktis dalam masalah apa pun. Tidak heran kalau kamu juga ahli dalam angka-angka. Kamu menyukai keteraturan dan cenderung tidak pernah terlambat dalam segala sesuatu.

Kebanyakan B
Kamu lebih dominan otak kanan, Intuitif, kreatif, dan sensitif. Kamu memandang dunia lewat perasaan dan menyelesaikan masalah dengan mengikuti kata hati. Spontanitas adalah kekuatan kamu. Dalam hal kesan pertama, kamu percaya pada insting, feeling. Pemikiran otak kanan sangat sosial dan suka bekerja dalam kelompok.

Kebanyakan C
Merupakan perpaduan keduanya, kamu merupakan gabungan sempurna antara rasionalitas dan kreatifitas. Kamu bisa menggunakan keduanya tergantung situasi. Kamu sangat fleksibel, bersedia berkompromi dan mudah mengubah arah pada menit terakhir. Kamu memang perlu waktu untuk membuat keputusan, tapi begitu diputuskan, Kamu akan berusaha mematuhinya.
Nah, hayo sudah dicek, kamu dominan otak kanan atau otak kiri?


Semakin banyaknya kasus bunuh diri yang terjadi belakangan ini cukup membuat saya prihatin. Terlebih lagi para pelaku bunuh diri tersebut kebanyakan berasal dari kalangan kaum muda atau sebut saja remaja. Hal ini mengundang saya untuk menesuluri lebih lanjut mengenai apa penyebab remaja bunuh diri. Akhirnya saya melakukan inspeksi ke om gugle. Berikut ini adalah hasil penelusuran saya mengenai penyebab remaja bunuh diri. Ada 7 penyebab remaja melakukan bunuh diri, yang kebanyakan adalah hal sepele. kita simak saja...


1. Konflik dengan keluarga
Seperti penyebab bunuh diri kebanyakan secara umum, konflik dengan keluarga menjadi salah satu penyebab remaja melakukan bunuh diri. Terutama konflik dengan orang tua yang membuat mereka, para remaja merasa tidak diterima dalam keluarganya.

2. Ditolak dalam pergaulan
Ditolak dan dikucilkan dari lingkungan dan pergaulan bisa menjadi salah satu penyebab seorang remaja bunuh diri. Lingkungan pergaulan bagi seorang remaja adalah hal yang sangat penting. Makanya, ketika mereka merasa tersingkir lingkungan pergaulannya seorang remaja seperti ditolak oleh seluruh dunia. Wah, gawat kalau sudah begini.

3. Berpisah dengan orang yang dicintai
Perpisahan dengan orang-orang yang dicintai serta orang-orang yang mencintai kita adalah sebuah pukulan berat. Misalnya ditinggal mati oleh orang tua atau pacar. Ini bisa menjadi pemicu seorang remaja untuk melakukan bunuh diri.

4. Merasa dipermalukan
Tidak semua orang bisa menanggung rasa malu. Terlebih pada remaja di mana  kondisi mental dan kejiwaannya yang masih rapuh. Daripada menanggung malu, lebih baik mengakhiri semuanya dengan bunuh diri. Solusi yang jitu yah..?

5. Konflik dengan pacar
Bagi sebagian rang ini adalah masalah sepele. Tapi tidak bagi sebagian lagi. Malah ada yang sampe nekat melakukan bunuh diri gara-gara putus dengan pacar, pacar selingkuh, ditolak, atau yang paling sering menjadi penyebab bunuh diri adalah karena gagal menikah. Pada remaja cewek ada yang bunuh diri karena ditinggal cowoknya, sementara dia sudah kehilangan keperwanannya. Beuuuhh..! Dalam kondisi seperti ini yang dirugikan selalu pihak cewek. Nah, inilah yang saya maksud dalam artikel 4 kesalahan fatal saat pacaran (silakan dibaca..!)

6. Menghindari masalah
Mungkin lebih tepatnya lari dari masalah. Hmmmh, bagaimana yah menjelaskannya..? Yaaa, gitu deh..! seorang remaja yang punya masalah dan tidak bisa menyelesaikannya. Akhirnya memilih untuk melakukan bunuh diri saja agar masalahnya selesai. Hmmh, cerdik sekali mereka ini...

7. Ujian Nasional
Loh, apa hubungannya Ujian Nasional (UN) dengan remaja bunuh diri? Pernah mendengarseorang remaja bunuh diri karena tidak lulus Ujian nasional atau tidak naik kelas? Kalau tidak pernah silakan cek di om gugel dengan kata kunci 'Ujian Nasional penyebab remaja bunuh diri' pasti ketemu tuh..!

Dari hasil penelusuran saya itulah penyebab remaja bunuh diri. Semoga rekan-rekan remaja yang mampir ke blog ini, nggak ada yang berpikir untuk bunuh diri yah..?


Berikut ini adalah daftar delapan hal kejam yang kerap dilakukan perempuan kepada lawan jenisnya :
1. MEMBUAT CEMBURU
Ayo mengaku, siapa yang sering flirting dengan lelaki lain hanya untuk membuat sang kekasih tersiksa karena cemburu? Perempuan sering melakukan hal itu untuk memberikan pelajaran kepada si dia yang kurang perhatian dan jarang menunjukkan kasih sayang. Tak ada salahnya melakukannya sekali-sekali, asal jangan kelewatan dan tahu kapan harus berhenti.

2. MENGETES
Tidak sedikit perempuan yang sengaja mengetes pasangannya untuk mengetahui seberapa besar kadar cinta sang kekasih, bahkan dengan cara-cara yang sering kali tidak masuk akal. Misal, Anda memaksanya menemani berbelanja padahal tahu pasti si dia telah memiliki rencana berkumpul dengan teman-temannya.

3. MENUTUPI STATUS
Sangat menyebalkan bagi lelaki ketika mengetahui perempuan yang selama ini dikejar-kejarnya ternyata telah memiliki seorang kekasih. Padahal, selama proses PDKT perempuan itu bersikap seolah-olah dirinya single dan menanggapi semua rayuan gombal mereka.

4. MENGKRITIK
Tidak ada lelaki yang suka dikritik, apalagi jika hal itu dilakukan oleh kekasihnya sendiri di depan publik. Hal itu benar-benar mampu meruntuhkan harga dirinya.

5. KEKERASAN FISIK
Sebagian perempuan barangkali menganggap tidak masalah melakukan kekerasan fisik terhadap kekasihnya, misalnya memukul atau menampar, karena yakin sang kekasih terlalu sopan atau gengsi untuk membalas serangan fisik tersebut.

6. MANIPULATIF
Lelaki selalu salah tingkah saat melihat perempuan menangis. Malangnya, hal tersebut justru dimanfaatkan perempuan untuk memanipulasi dan mendapatkan apa yang mereka inginkan. Lelaki akan melakukan apa saja untuk membuat tangisan itu berhenti, kan?

7. ASAS MANFAAT
Tidak sedikit perempuan yang memanfaatkan ketertarikan lelaki untuk kepentingan pribadi, misalnya hang out gratis atau fasilitas antar jemput, meskipun dia sendiri tidak merasa tertarik sedikit pun. Setelah bersenang-senang sedikit, lelaki itu pun dicampakkan. Ouch!

8. NOMOR TELEPON PALSU
Perempuan memberikan nomor telepon palsu kepada laki-laki kurang menarik yang ditemui, hanya karena malas meladeninya lebih lama. Kalau pun nomor telepon yang diberikannya benar dan lelaki itu menelepon, perempuan tidak akan mau repot-repot mengangkat panggilan telepon tersebut.


Tak hanya perselingkuhan, kegagalan pernikahan juga bisa disebabkan pasangan suami istri tidak mau berbagi perasaan yang mengakibatkan kualitas hubungan makin menurun. Kebiasaan berbagi perasaan dan keinginan ini seharusnya sudah Anda dan pasangan jalani sebelum bersanding di pelaminan.

Bagi yang berencana menikah, sebaiknya Anda dan calon suami mempersiapkan diri dalam menghadapi berbagai hal. Termasuk saling mengungkapkan isi hati. Sebab, ketika memilih hidup dalam perkawinan, tantangannya jauh lebih besar dibandingkan saat melajang.

Agar perjalanan pernikahan berjalan mulus, ajukan 7 pertanyaan ini pada diri Anda dan calon suami. Cobalah mendengarkan jawabannya, dan minta si dia mendengarkan jawaban Anda.

1. Apakah ingin cepat-cepat punya momongan atau tidak?
Anda perlu mendiskusikan hal ini sebelum membuat keputusan melangkah ke pelaminan. Tujuannya untuk menyamakan pemikiran dan keinginan Anda berdua setelah menikah kelak. Jika salah satu dari kalian tidak setuju, hati-hati ini bisa jadi masalah di kemudian hari.

2. Apakah Anda berdua punya rasa humor?
Apakah Anda dan pasangan punya kemampuan untuk bisa tertawa dan saling menghibur? Bisa menertawakan kesulitan atau menemukan humor ketika menghadapi masalah sehari-hari, bisa menjadi indikasi kekuatan perkawinan Anda. Kemampuan ini bisa menciptakan hubungan pernikahan lebih baik. Jadi, jangan menjadikan semua hal serius.

3. Apakah Anda percaya padanya?
Jika hati belum benar-benar percaya dengannya sekarang (sebelum menikah), lalu bagaimana Anda akan mempercayai dia kelak? Jadi, hal ini harus benar-benar Anda pecahkan dulu sebelum menikah.

4. Apakah si dia mendukung impian Anda?
Jika si dia menganggap keinginan Anda, misalnya menjadi fotografer, itu sebagai sesuatu yang lucu atau mustahil, sebaiknya kenali dia lebih dalam. Jika pasangan tidak bisa mendukung impian Anda, kondisi ini bisa 'cikal bakal' masalah di kemudian hari. Pastikan calon suami Anda bisa impian Anda.

5. Apakah Anda berdua bisa saling kompromi?
Tentu, Anda tidak akan setuju pada segala sesuatu. Anda berdua adalah dua individu, orang yang punya pribadi unik. Jadi, Anda akan memiliki beberapa perbedaan yang mungkin sulit dipertemukan. Tenang, itu normal saja. Tidak apa-apa, selama Anda dan pasangan mampu saling berbagi dalam kompromi.

6. Apakah Anda merasa bahagia saat bersamanya?
Sebelum Anda bertukar cincin, Anda berdua harus bahagia. Khususnya Anda, karena Anda tidak bisa menuntut orang lain untuk membuat Anda bahagia.

7. Bagaimana Anda dan berdua mengelola keuangan?
Apakah dia pemboros dan Anda orang yang pandai menghemat uang, atau sebaliknya? Yang penting, Anda berdua memiliki harapan dan tujuan mengelola keuangan yang sama.


Menyimpan Kisah One Night Stand
Tidak hanya satu, tapi lebih. One night stand tidak berarti berakhir dengan seks belaka. Sedikit kontak fisik sudah menjawab seberapa kedekatan Kamu dengan cowok yang Kamu kagumi, tapi bukan untuk jangka panjang.

Status Facebook Sering Berubah 
Mulai dari “lajang”, “berpacaran”, lalu pindah menjadi “complicated”. Ini menandakan Kamu seperti mencari cowok untuk kesenangan saja. Sekalipun Kamu mencoba mencari yang terbaik, tapi dimata cowok, Kamu seorang man eater.

Berkencan Dengan Dua Cowok Dalam Satu Kelompok 
Misalnya Kamu pernah berkencan dengan cowok dalam satu tim sepak bola, lalu di waktu lain Kamu berkencan dengan rekan satu timnya. Secara tidak sadar hampir setengah jumlah tim tersebut pernah dekat dengan Kamu. Benar-benar pecinta lelaki.

Mudah Memberi Nomor Telepon 
Kamu sudah punya kekasih tapi cowok dengan mudah mendapat nomor telepon langsung dari Kamu. Hati-hati, karena ini tandanya Kamu masih memberi celah untuk menarik perhatian cowok lain, atau berselingkuh.

Mudah Meninggalkan 
Senang mempermainkan perasaan seseorang bisa menjadi ukuran. Bayangkan saat hubungan sedang hangat, tiba-tiba Kamu pergi tanpa kabar hanya untuk menegaskan “Siapa bos-nya”. Jika Kamu sudah sampai tahap ini, Kamu betul-betul playgirl sejati.

Tidak Pernah Cukup 
Cowok membutuhkan usaha ekstra besar untuk mendekati Kamu, dan itu tidak pernah cukup. Sekali Kamu tidak puas, Kamu pergi.


Jika dikatakan cantik dikira menggoda, jika dibilang jelek di sangka menghina. 

Bila dibilang lemah dia protes, bila dibilang perkasa dia nangis. 

Maunya emansipasi, tapi disuruh benerin genteng, nolak (sambil ngomel "masa disamakan dengan cowok?"). 

Maunya emansipasi, tapi disuruh berdiri di bis malah cemberut (sambil ngomel, "egois amat sih cowok ini tidak punya perasaan!") 

Jika di tanyakan siapa yang paling dibanggakan, kebanyakan bilang Ibunya, tapi kenapa yah lebih bangga jadi wanita karir, padahal ibunya adalah ibu rumah tangga. 

Bila kesalahannya diingatkankan, mukanya merah.. 

Bila di ajari mukanya merah.. 

Bila di sanjung mukanya merah, 

jika marah mukanya merah, kok sama semua? 

Bingung !! 

Ditanya ya atau tidak, jawabnya: diam, 

ditanya tidak atau ya, jawabnya: diam, 

ditanya ya atau ya, jawabnya: diam, 

ditanya tidak atau tidak, jawabnya: diam, 

ketika didiamkan malah marah (repot kita disuruh jadi dukun yang bisa nebak jawabannya). 

Di bilang ceriwis marah, 

dibilang berisik ngambek, 

dibilang banyak mulut tersinggung, 

tapi kalau dibilang S u p e l wadow seneng banget.. 

padahal sama saja maksudnya. 

Dibilang gemuk, enggak senang padahal maksud kita sehat gitu lho, 

dibilang kurus malah senang padahal maksud kita "kenapa loe jadi begini??!!!"