G-spot, walaupun ada pendapat yang mengatakan itu
hanya mitos, namun setiap wanita pasti punya area tubuh tertentu yang peka.
Bagian tubuh ini membuatnya lebih mudah terangsang dan turn on. Di area
genital, diketahui ada satu bagian yang sangat sensitif sehingga jika mengenai
bagian ini seorang wanita akan lebih mudah mencapai orgasme. Bagian itu disebut
klitoris, dan diyakini sebagai G-spot setiap wanita. Untuk mengeksplor
klitoris, berikut ini posisi-posisi intercourse yang tepat.
Rear-entry
Posisi intercourse dari sisi belakang Anda
akan membidik G-Spot dengan tepat, karena mr. P akan menyentuh dinding
vagina bagian depan, tempat klitoris berada. Doggy style, spooning, dan
standing position seperti quickie fix, dan couch surfer harus Anda coba.
WOT
Woman-on-top memungkinkan Anda memegang
kendali penuh untuk mencari area yang paling tepat untuk tubuh Anda dan
melakukan intercourse dengan ritme yang Anda mau.
Rotasi
Eksplor keseluruhan dinding vagina dengan
posisi rotasi ini. Minta pasangan Anda untuk berbaring telentang,
mengangkanglah sambil memunggungi dia. Bertumpu pada kaki yang ditekuk nyaman,
turunkan punggung Anda hingga bisa menyentuh pergelangan kaki pasangan Anda.
Kemudian gerakkan pinggul Anda naik-turun dan berputar.
Heels up!
Dengan mengangkat kaki Anda tinggi-tinggi,
liang miss V akan semakin kencang, memungkinkan klitoris lebih terekspos
oleh setiap penetrasi yang dilakukan. Letakkan kaki Anda di bahu pasangan saat
melakukan posisi misionaris. Anda juga bisa mengangkat sebelah kaki saat
melakukan standing position dengan bersandar pada tembok.
Fusion
Mirip dengan WOT, namun bedanya pada posisi
ini Anda mengangkang berhadapan dengan pasangan yang berbaring terlentang.
Miringkan tubuh Anda ke belakang dengan bertumpu pada tangan, gerakkan pinggul
maju dan mundur sesuai ritme yang Anda inginkan.


