Apakah Anda suka memata-matai pasangan? Diam-diam memeriksa isi ponselnya. Atau, selalu mencari tahu detail aktivitas pasangan ke orang-orang di sekelilingnya?
Menurut China Daily, survei dari sebuah
perusahaan komunikasi di Australia membuktikan rasa ingin tahu wanita yang
sangat tinggi. Banyak wanita yang gemar memata-matai pasangannya melalui
perangkat komunikasi elektronik.
Survei yang dilakukan terhadap 500 wanita usia
18-29 tahun ini menunjukkan satu dari tiga wanita memeriksa isi pesan
singkat atau jejak percakapan di ponsel pasangannya.
Empat dari sepuluh wanita mencuri-curi membuka ponsel meskipun pasangan
berada di ruangan yang sama. Dan, enam dari 10 wanita selalu menunggu
pasangannya sedang mandi untuk mengecek isi ponselnya.
Ada sejumlah konsekuensi dengan kebiasaan itu.
Munculnya pesan-pesan "mengejutkan" tentu akan menyulut pertengakaran
hebat. Berdasar survei, satu dari 10 pasangan memutuskan hubungan
gara-gara isi ponsel.
Riset London School of Economics di Inggris,
yang dilansir Telegraph, juga memperlihatkan bahwa wanita memiliki potensi
memata-matai aktivitas pasangannya dua kali lebih tinggi dibanding pria. Selain
sms, mereka juga mengecek e-mail, history web browser, serta akun jejaring
sosial, seperti Facebook dan Twitter pasangannya secara diam-diam.
Dari 920 pasangan yang terlibat dalam riset,
sebanyak 14 persen wanita mengaku memeriksa isi email suaminya secara
diam-diam. Sebanyak 13 persen wanita memeriksa sms pasangan, dan 10 persen
lainnya memeriksa history web browser di komputer pasangannya untuk mengetahui
situs apa saja yang baru saja dibukanya.
Sedangkan berdasar jawaban responden pria, hanya
delapan persen yang memeriksa email pasangannya, enam persen memeriksa sms
pasangannya, dan tujuh persen yang memeriksa history web browser
pasangannya.

