Warung Internet

Dunia yang asik untuk berbagi...

Pada tanggal 19 November 2012 DD akan ganti template, jadi jika kamu mengalami gangguan pada tanggal itu Admin mohon maaf | Mohon maaf untuk sementara artikel Humor dan Cermis belum bisa diposting. InsyaAllah akan mulai berjalan normal pada awal bulan desember 2012 |
Tampilkan postingan dengan label Dunia Cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Cinta. Tampilkan semua postingan

Horeee, Ada Obat Baru Anti Selingkuh

Ada terobosan baru bagi kehidupan rumah tangga. Istri-istri yang sering dikhianati perselingkuhan suaminya harus melirik produk baru ini. Sebut saja namanya "formula kesetiaan" karena bisa mencegah pria beristri selingkuh dengan wanita lain.

Formula ajaib berbahan hormon oksitosin ini dikembangkan oleh peneliti di Hurlemann dari Universitas Bonn. Sebenarnya okstitosin berfungsi sebagai hormon cinta yang berperan dalam daya tarik dan emosional antara pria dan wanita. Namun ternyata hormon ini bisa dikembangkan untuk menjaga hubungan cinta sebuah pasangan.

"Kadar oksitosin yang meningkat bisa membantu mempertahankan pernikahan dengan mencegah pria tertarik pada wanita lain," kata René yang memimpin penelitian seperti dilansir Tempo.

Seorang istri secara alami dapat meningkatkan kadar oksitosin suaminya lewat hubungan seksual. Namun, kehadiran, kedekatan, dan sentuhan dari istri ternyata juga dapat memicu bertambahnya oksitosin seorang pria.

Nah, penelitian sebelumnya terhadap tikus prairi juga menunjukkan hal senada. Oksitosin berperan vital sebagai kunci terbentuknya hubungan monogami. "Kami memberikan bukti pertama bahwa oksitosin memiliki peran yang sama bagi manusia," ujar Hurlemann.

Dalam penelitian terbaru, yang dipublikasikan di jurnal Journal of Neuroscience, tim peneliti menyemprotkan oksitosin dan plasebo (zat lain yang netral) ke hidung 57 pria beristri dan lajang. Para responden lantas diperkenalkan ke seorang perempuan peneliti yang dalam percobaan ini berperan sebagai penggoda.

Si wanita penggoda kemudian mendekati masing-masing pria. Para responden diminta untuk memberi tanda saat si wanita mencapai jarak yang membuat nyaman. Begitu pula saat si wanita dirasa begitu dekat sehingga membuat masing-masing pria tidak nyaman.

Percobaan diulangi dengan cara berkebalikan. Tiap pria diminta mendekati si wanita penggoda, lalu menentukan seberapa dekat jarak yang membuat mereka ingin berhenti karena mulai merasa kurang nyaman.

Percobaan menunjukkan, para pria beristri yang disemprot oksitosin memilih untuk menjaga jarak 10-15 sentimeter lebih jauh dari si wanita penggoda. Sedangkan yang disemprot plasebo bisa menolerir jarak yang lebih dekat.

Bagi para responden lajang, penyemprotan oksitosin dan plasebo tidak membawa perbedaan. Dan ketika percobaan diulang dengan seorang pria peneliti sebagai penggoda, semprotan oksitosin tidak berpengaruh terhadap semua responden.

"Kami awalnya mengira pria yang disemprot oksitosin akan membiarkan wanita lain sangat dekat dengannya. Tetapi yang terjadi justru sebaliknya," ujar Hurlemann.

Larry Young, seorang ahli oksitosin dari Universitas Emory, yang tidak terlibat dalam penelitian, mengatakan oksitosin memang berperan penting untuk menguatkan ikatan monogami sepasang tikus prairi. "Penelitian ini membuktikan oksitosin berperan memicu perilaku setia baik pada tikus hingga manusia," ujarnya.

Hebatnya, formula baru yang dikemas dalam alat semprot hidung ini tidak mempan pada bujangan. Jadi bagi pria lajang, tak usah takut berakibat buruk dijauhi wanita yang sedang diburunya.

4 Tipe Hubungan Asmara, Kamu Termasuk yang Mana?

Hubungan asmara tidak berjalan begitu saja, tiap pasangan juga memiliki pola hubungan yang berbeda. Jika hubungan ini berlanjut hingga pernikahan, maka kemungkinan besar pola yang sama juga akan terbawa hingga rumah tangga.

Beberapa tipe hubungan ini baik, ada juga yang harus diperbaiki agar tidak diam-diam menjadi bom waktu.

Tipe Menghindari Konflik
Pasangan yang masuk dalam tipe ini seringkali menghindari bahkan lari dari masalah yang terjadi. Satu pihak biasanya enggan menyampaikan hal mengganjal, satu pihak akan menganggap semua berjalan normal, padahal ada masalah yang seharusnya dipecahkan. Jika hal ini berlanjut hingga pernikahan, maka yang terjadi adalah salah satu pihak merasa pasangan tidak mengerti apa yang diinginkan. Masalah yang cenderung ditimbun bisa menjadi bom waktu yang siap meledak. Pasangan tipe ini cenderung tidak bisa menyelesaikan masalah berdua.

Tipe Hobi Adu Pendapat
Percayalah, ada lho orang yang pacaran tapi isinya bertengkar dan terus bertengkar. Satu pihak senang menyalahkan pihak lain dan begitu juga sebaliknya. Herannya, mereka bertahan saja dalam hubungan yang tidak sehat ini. Komunikasi apapun, ujung-ujungnya bertengkar walaupun tidak ada niat untuk bertengkar. Jika hubungan ini bertahan hingga jenjang pernikahan, biasanya mereka akan terus menjadi pasangan yang hobi bertengkar. Padahal, dalam sebuah hubungan diperlukan adanya kemampuan untuk mendengarkan. Cinta itu bukan perkara siapa benar dan siapa yang salah.

Tipe Pendiam
Pasangan ini biasanya membahas hal-hal umum saat bertemu. Mereka jarang membahas diri sendiri, apa impian masa depan, seperti apa masa lalu mereka dan sebagainya. Mengapa pasangan ini disebut pendiam? Karena mereka jarang sekali membagi perasaan, emosi, dan apa keinginan mereka pada pasangan. Mereka bagaikan ahli pembaca pikiran dan hanya bisa menebak-nebak apa yang diinginkan pasangannya. Jika berlanjut hingga pernikahan, pasangan ini tidak saling mengerti dan kesulitan berkomunikasi. Sehingga masing-masing akan merasa kebutuhannya dalam banyak hal tidak terpenuhi.

Tipe Sahabat
Ada orang tua yang mengatakan, "Pernikahan yang telah lama pada akhirnya menjadikan kami sepasang kekasih sekaligus sahabat," maka bisa kami katakan tipe ini adalah tipe yang paling oke dibandingkan 3 yang lain. Pasangan tipe sahabat biasanya tidak canggung saling berbagi pikiran, harapan bahkan masalah. Saat mengalami konflik, mungkin mereka akan diam sesaat tetapi dapat menyelesaikan masalah dengan baik. Biasanya, orang lain akan menjuluki mereka pasangan yang asik dan menyenangkan. Jika hal ini terus dipelihara, besar kemungkinan pernikahan mereka akan langgeng dan membahagiakan.

Itu dia 4 tipe hubungan asmara. Yang manakah yang menjadi tipe Anda, ladies? Share di kolom komentar ya!

5 Tanda Pria yang Mendekati Kamu Hanya Iseng

Mungkin Anda suka heran dengan sikap pria yang sedang dekat akhir-akhir ini. Apakah dia menyukai Anda atau tidak? Dia sering membuat perasaan tidak menentu.

Agar tidak menebak-nebak, sebaiknya Anda mengetahui apakah si dia hanya iseng mendekati Anda karena sedang kesepian atau dia benar-benar naksir Anda. Dirangkum Dating Without Drama, inilah tanda pria tidak serius dengan Anda.

1. Mencari Anda Hanya Pada Malam Hari
Ketika pria sedang jatuh cinta dan berharap bisa lebih dekat dengan wanita pujaannya, umumnya akan mencari Anda dengan menelepon atau mengirim pesan tekssetiap saat. Ketika pria hanya mencari Anda pada malam hari, maka bisa jadi tanda bahwa dia hanya iseng belaka. Pada malam hari biasanya orang jadi lebih kesepian dan mencari-cari teman yang 'available'. Bisa jadi bukan hanya ke Anda saja dia melakukan 'keisengannya' tersebut.

2. Tidak Menceritakan Kehidupan Pribadinya
Meski cukup intens berhubungan namun sampai saat ini si dia tidak sedikit pun membahas tentang kehidupan pribadinya seperti keluarga, teman atau pekerjaannya. Waspadalah, ini tanda bahwa dia sebetulnya membuat jarak dengan Anda dan tidak ingin Anda tahu lebih dalam tentangnya.

3. Tidak Penasaran dengan Kehidupan Anda
Pria yang memiliki perasaan lebih terhadap wanita, dia akan mencari-cari tahu tentang si wanita. ketika si dia terlihat 'datar' tanpa mencoba mengorek-ngorek kehidupan Anda, maka bisa jadi dia hanya menganggap Anda hanya teman saja.

4. Dia Tidak Mau Pergi Hanya Berdua Saja
Seperti yang dikutip dari All women Stalk, kalau dia hanya mau pergi ketika bersama teman yang lain berarti dia menganggap Anda sebagai seorang teman. Pria yang tertarik akan menyempatkan waktu luang untuk pergi berdua dengan Anda tanpa yang lain. Jadi, jangan berharap terlalu tinggi bila hal ini terjadi.

5. Cerita Tentang Wanita yang Dia Taksir
Umumnya, pria hanya cerita mengenai wanita yang dia taksir dengan teman-temannya. Jika dia cerita juga kepada Anda, berarti dia tidak menganggap Anda lebih dari teman. Jika memang itu faktanya, relakan dia supaya hubungan pertemanan kalian tetap terjaga.

Alasan Kenapa Wanita Lebih Sulit Move On Ketimbang Pria

Ketika jalinan asmara putus, siapa yang lebih sulit move-on, pria atau wanita? Jawabannya tentu tergantung dari kepribadian dan sifat masing-masing orang. Namun jika melihat kecenderungan, wanita umumnya mengalami masa transisi yang lebih lama pasca putus cinta dibandingkan pria.

Perceraian Ashton Kutcher dan Demi Moore salah satu contohnya. Di saat Demi masih berusaha keras untuk keluar dari keterpurukan hingga harus masuk rehabilitasi, Ashton dikabarkan sudah kencan dengan beberapa wanita termasuk lawan mainnya dalam 'That 70's Show', Mila Kunis.

Begitu juga dengan Katy Perry dan Russell Brand, baru beberapa minggu setelah mengajukan gugatan cerai, komedian dan aktor Inggris ini dilaporkan sudah berkencan bahkan kepergok mencium wanita lain. Kabar itu pun membuat Katy kesal karena mantan suaminya itu move-on begitu cepat.

Melihat dua kasus di atas, benarkah pria lebih cepat move-on setelah putus cinta ketimbang wanita? Konselor percintaan Dr. Rajan Bhonsle menjawab, hal itu bisa jadi benar dengan alasan wanita merupakan makhluk yang emosional.

"Bagi kebanyakan wanita, jatuh cinta adalah proses yang perlahan dan bertahap. Ketertarikan wanita kepada pria terbentuk dalam waktu yang lama seiring dia mulai mencintai, mengenali dan memahami lawan jenisnya. Dia memupuk perasaan cintanya, itulah sebabnya kegagalan percintaan atau perselingkuhan lebih menyakitkan bagi wanita," urai Dr. Raja

Pendapat yang sedikit berbeda diungkapkan psikoterapis Dr. Reema Shah yang menyatakan bahwa urusan perasaan tidak bisa digeneralisasikan. Dr. Reema berargumen, perbedaan cara pria dan wanita dalam mengatasi masalah percintaan bukan karena gender, tapi lebih kepada kondisi sosial.

"Wanita bersikap demonstratif karena ada semacam persetujuan sosial yang 'membolehkan' mereka lebih terbuka secara emosional. Karena ekspresinya terlihat, orang jadi berpikir kalau wanita lebih sulit melupakan sakit hati," ujarnya.

Sebaliknya, pria tidak bisa terlalu mengumbar kegagalan cintanya ke publik seperti yang bisa dilakukan wanita (takut dilabeli cengeng, kewanitaan atau tidak macho). Akhirnya pria memilih untuk melanjutkan rutinitas yang membuat mereka terlihat lebih kuat dan tidak terluka terlalu dalam. Padahal, belum tentu kenyataannya seperti yang terlihat di luar.

"Otak pria memiliki kemampuan untuk memisahkan data lebih baik dari otak wanita, itu juga membantu. Artinya, mereka bisa lebih cepat kembali ke keseharian seperti biasa meskipun mungkin masih terbayang sosok mantan kekasihnya," kata Reema.

Kesimpulannya, wanita memang terlihat lebih sulit move-on dibandingkan pria. Namun apa yang terlihat dari luar belum tentu kenyataan yang sebenarnya. Pria bisa saja lebih cepat bersenang-senang dengan teman hang-out atau larut dalam kesibukan kantor. Sementara wanita masih saja berdiam diri di kamar sambil menangisi kandasnya jalinan asmara, atau curhat sana-sini. Namun sekali lagi, hal ini tidak terlalu berkaitan dengan gender melainkan kondisi sosial yang membentuk karakter mereka.

4 Tanda Dia Hanya Memanfaatkan Kamu

Cinta sih cinta, tapi kok lama-lama berat di ongkos ya? Wah, jangan-jangan sebenarnya kekasih Anda hanya memanfaatkan Anda. Simak tanda di bawah ini dan tentukan apakah Anda sebaiknya meninggalkan kekasih Anda atau mempertahankannya.

1. Lagi-Lagi Anda Yang Bayar

Bila seringkali Anda yang harus membayar tanpa ada feedback yang baik pada Anda, itu adalah tanda yang jelas bahwa Anda dimanfaatkan secara materiil. Pada umumnya, memang pria akan membayar lebih dulu. Namun kalau lagi-lagi Anda yang harus keluar uang, jangan-jangan dia pacar yang matre.

2. Dia Hanya Ada Saat Butuh

Dia nggak ada saat Anda butuh, atau setengah-setengah mendampingi Anda. Sedangkan saat dia butuh, dia begitu manis pada Anda. Wah, rupanya dia bukanlah pacar yang baik untuk Anda karena dia tidak memberikan timbal balik yang baik pada Anda.

3. Nggak Pernah Memberi Apa-Apa

Tidakkah dia memberi Anda walau hanya setangkai mawar? Anda mungkin tidak minta banyak, namun setidaknya dalam pacaran, dia akan menunjukkan ketulusan dengan memberi sesuatu yang bermakna. Barang kenangan mungkin, atau sesuatu yang berkesan dalam hubungan kalian. Atau sebuah traktiran jagung bakar yang tak akan menyita banyak uang. Bila tidak pernah, lepas dari kita tidak bermaksud menjadi cewek matre, ada baiknya untuk mengambil tindakan tegas.

4. Dia Tidak Memikirkan Perasaan Anda

Dia berpikir tentang tujuannya, menceritakan tentang mimpi-mimpinya. Kemudian ia berkata apakah Anda bisa membantunya. Ujung-ujungnya Anda juga yang harus keluar modal. Ia tidak memikirkan perasaan Anda atau bahkan posisi sebagai pacar, mungkin posisi Anda berubah menjadi investor saja baginya.

Ladies, ada perbedaan yang jelas antara orang yang memanfaatkan dan orang yang memang berusaha. Jangan hanya bertahan dengan bermodalkan cinta. Bagaimanapun kita harus melihat realita bahwa untung rugi harus menjadi tanggung jawab bersama dalam suatu hubungan. Bila hanya Anda yang berkorban secara materi maupun yang lain, sebaiknya cari orang yang lebih baik, Ladies.

Apakah Kamu Wanita yang Cemburuan? Tes Disini

Apakah Anda pencemburu? Jika Anda mengatakan "Boleh dong cemburu, kan itu bukti cinta.." Yup benar, cinta itu harus memiliki, makanya ada yang namanya cemburu. Tapi yang berlebihan itu tidak baik, termasuk cemburu.

Biasanya Hanya Karena Rasa Takut Saja

Jealousy…is a mental cancer.- B.C. Forbes

Percaya deh, cemburu yang berlebihan akan membuat Anda gila, sekaligus merusak hubungan Anda dengannya. Siapa yang tidak bete kalau sedikit-sedikit 'diinterogasi', sedikit-sedikit dimarahi karena cemburu yang tidak jelas, bahkan jika isi handphone dan inbox pribadi sampai diperiksa. "Kamu itu pacarku atau polisi sih? Interogasi melulu.." tanya pacar Anda. Hayo ingat-ingat lagi ladies, apakah Anda adalah pacarnya atau ingin jadi polisi?

Cemburu itu boleh saja, bahkan sangat boleh dalam kondisi yang seharusnya. Misalnya Anda ke pesta pernikahan, lalu dia bertemu dengan 'teman lamanya', lalu mereka ngobroool dan membuat Anda bagai obat nyamuk yang dicuekin, silakan cemburu. Tapi jika Anda selalu curiga setiap saat, marah-marah hanya karena si dia mengucapkan terima kasih dan tersenyum ramah pada kasir, menuduh si dia selingkuh tanpa bukti dan sebagainya, itu sudah kelewatan.

Sebenarnya cemburu adalah sinyal alami bahwa Anda memang mencintainya, menginginkannya, dan tidak ingin dia berbagi dengan orang lain. Tapi seringkali, rasa cemburu adalah kedok dari rasa takut. Anda takut dia meninggalkan Anda, Anda takut dia selingkuh, Anda takut dia lebih memilih wanita lain yang lebih cantik, dan takut-takut lainnya. Sehingga.. Anda tidak menikmati cinta yang hadir, karena cemburu buta dan curiga itu akan menghapus semuanya.

Coba jawab tiga pertanyaan ini dengan jujur!
  1. Apakah Anda selalu mengecek terus menerus aktivitas si dia melalui Facebook atau Twitte?
  2. Apakah Anda tidak dapat menahan diri untuk melihat daftar nomor masuk dan nomor keluar di handphone-nya? Bahkan akan melihat diam-diam tanpa sepengetahuannya?
  3. Apakah Anda terus menerus menelepon dia atau mengirim pertanyaan untuk tahu dia sedang apa, di mana, dengan siapa?

Jika Anda menjawab 'YA' pada tiga pertanyaan tersebut, maka bisa dikatakan bahwa Anda adalah tipe wanita yang mudah curiga dengan kedok cemburu. Satu hal yang harus Anda lakukan sekarang: Belajar untuk mempercayainya.

Jangan sampai pertengkaran ini Anda alami

"Tadi kamu ke mana? Aku telepon berkali-kali nggak diangkat?"

Lalu si dia bilang, "Aku ada rapat penting sampai sore,"

Kemudian Anda menuduh, "Halah, paling kamu ada main dengan teman kerjamu, paling kamu makan siang berdua denganya,"

Bayangkan, bagaimana perasaan kekasih Anda jika dia memang rapat dan tidak berbohong sama sekali. Anda sudah menuduhnya, Anda sudah menurunkan harga dirinya (juga harga diri Anda sendiri). Anda pasti tidak suka dituduh selingkuh atau tuduhan lain tanpa alasan dan bukti, demikian juga kekasih Anda.

So ladies, jangan sampai cemburu merusak kebahagiaan Anda dan menghancurkan hubungan Anda.

8 Tips agar Pria Nyaman di Dekat Kamu saat PDKT

Saat pendekatan dengan seorang pria, Anda harus tahu hal-hal yang bisa membuatnya nyaman berlama-lama di dekat Anda. Untuk itu, sebaiknya Anda menjaga perilaku agar membuat pria selalu merasa nyaman di samping Anda. Ini delapan hal yang perlu Anda ketahui, seperti dikutip dari Times of India.

1. Jangan Pakai Make Up Berlebihan

Pria yang baik umumnya tertarik dengan wanita yang penampilannya tidak berlebihan. Selain dalam event tertentu, hindari make-up tebal yang bisa membuat dia menjauhi Anda. Jadi, cukup sederhana saja. Pria lebih senang dengan wanita yang tampil apa adanya.

2. Jangan Bertingkah seperti Anak Kecil

Mungkin secara tidak sadar, Anda masih mempunyai sikap kekanak-kanakan. Wanita suka ngambek atau marah-marah di depan umum kalau permintaannya tidak dituruti. Atau ketika sedang kumpul bersama teman-teman, mereka mengobrol terlalu keras bahkan membuat kegaduhan. Kendalikan diri saat berada di tempat umum, jangan sampai membuat dia kesal atau resah berada di dekat Anda.

3. Jangan Bergosip

Hindari membicarakan orang lain yang sebenarnya tidak penting saat sedang pergi dengan pria. Kebanyakan pria tidak suka mencampuri urusan orang lain dan berbincang akan hal tersebut. Coba cari topik pembicaraan yang bisa membuat Anda semakin dekat dengan dia, misalnya hobi atau film kesukaan.

4. Beri Perhatian pada Detail

Jika Anda sedang dekat dengan seorang pria, perhatikan juga penampilannya. Sebenarnya, pria khawatir jika potongan rambut, baju yang dikenakan, hingga sepatu yang dipakai dapat membuat Anda tidak nyaman. Berikan sedikit pujian mengenai tampilannya. Jika Anda tidak suka dengan apa yang dia pakai, beritahu secara halus.

5. PMS Bukan Alasan Wanita untuk Bebas Marah-marah

Pria mengerti kalau wanita setiap bulan mengalami siklus haid. Banyak wanita yang beranggapan kalau perubahan mood-nya karena pengaruh PMS. Sugesti inilah yang buat wanita menjadi pemarah jika sedang datang bulan. Namun, tidak semua pria mau mengerti dengan alasan PMS. Ingat, logika pria lebih berperan daripada perasaannya. Jadi, sebisa mungkin tahan diri untuk marah-marah atau kesal, apalagi jika berada di tempat umum.

6. Pilih Topik Obrolan yang Bervariasi

Pria tidak suka wanita yang sering menceritakan sesuatu berulang-ulang. Misalnya, Anda merasa berat badan naik. Karena khawatir terlihat gemuk, Anda selalu bertanya terus-menerus tanpa sadar. Hal ini akan membuat pria bosan dan tidak nyaman.

7. Nyaman dengan Diri Sendiri

Terkadang, wanita mengenakan pakaian yang membuat dirinya tidak nyaman demi terlihat cantik dan seksi di mata pria. Justru pakaian ini yang buat pria aneh melihat Anda. Jadilah diri sendiri ketika pergi berdua. Sesuaikan pakaian dengan rencana kalian.

8. Pengertian

Tidak hanya wanita yang mencari pria baik untuk masa depannya. Pria pun juga begitu. Maka dari itu, jagalah sikap Anda saat dekat dengan seorang pria. Pria mempunyai citra diri yang tinggi. Jadi, jangan membuatnya malu di depan umum. Pelajari lebih mendalam apa yang Anda dan dia inginkan. Dengan begitu, Anda akan tahu dia memang yang terbaik untuk Anda atau bukan.

4 Kesalahan Umum Wanita saat Kencan Pertama

Kencan pertama adalah hal yang sangat menyenangkan, sekaligus mendebarkan. Kenapa? Karena bagi sebagian wanita, ini adalah kesempatan yang sangat bagus untuk mengenal dan mencari tahu lebih dalam siapa pria yang akan menjadi pasangan kita nantinya.

Tapi tunggu dulu, berpikir bahwa dia akan menjadi kekasih kita adalah salah satu kesalahan yang sudah kita lakukan sebelum pergi menemuinya. Banyak kesalahan lain yang dilakukan para wanita saat pergi kencan dengan teman barunya, seperti yang dirangkum Bounce Back berikut ini.

Mencari Tahu Lebih Dalam Tentang si Dia
Beberapa wanita mungkin akan mencari kesempatan menggali banyak informasi lebih dalam tentang si dia saat kencan pertama. Inilah kesalahan yang banyak sering dilakukan. Hindarilah bertanya terlalu dalam tentang profesi, usia, tempat tinggal, dan mengomentari penampilannya. Biarkanlah informasi tentangnya datang sendiri kepada Anda secara apa adanya tanpa harus mengorek hal tersebut kepada teman kencan Anda.

Menjadi Orang Lain
Sebagian besar wanita yang ingin berkencan dengan teman barunya pasti akan merias diri secantik mungkin, tapi perlu diingat, tetaplah menjadi diri sendiri. Jangan mengubah diri menjadi apapun yang orang lain harapkan dari Anda. Ingatlah, bahwa setiap manusia pasti memiliki kekurangan, namun dengan menjadi diri sendiri dan apa adanya, Anda akan lebih nyaman dan tidak menjadi ‘orang lain’ bagi pasangan Anda nantinya.

Berharap Lebih
Memiliki harapan yang berlebihan saat kencan pertama biasanya justru akan membuat Anda kecewa. Biarkanlah kencan pertama Anda mengalir apa adanya dan jangan banyak terlalu banyak berharap. Jika Anda berpikir pertemuan itu menyenangkan, Anda bisa mengatur pertemuan selanjutnya.

Jika tidak pertemuan itu tidak menyenangkan, bersikaplah sewajarnya. Nikmatilah setiap perubahan yang terjadi dalam hidup Anda.

Negatif Thinking
Pada kencan pertama dengan orang baru, tentu saja Anda akan dibayang-bayangi masa lalu (yang mungkin) kurang menyenangkan. Singkirkan pemikiran itu! Tidak semua orang memiliki sifat dan kepribadian yang sama dengan mantan kekasih Anda. Singkirkan jauh-jauh pikiran negatif Anda terhadap orang lain, mulailah belajar membuka diri, dan tidak membanding-bandingkan teman kencan dengan mantan.

10 Kegalauan Wanita yang Tidak Dimengerti Pria

Bicara soal wanita dan pria, ibarat Mars dan Venus. Keduanya memiliki misteri masing-masing yang sulit ditebak. Tiap karakter memiliki pesonanya masing-masing. Namun, adakalanya saat emosi galau melanda, hubungan antara pasangan berpacaran atau suami-istri semakin rumit.

Situasi ini bisa lebih dipahami dengan dengan mengetahui 10 Kegalauan Wanita Yang Tidak Dimengerti Pria berikut ini :

1. Mendengar
Jangan selalu pria yang harus didengar saat bicara. Lakukan hal yang sama saat wanita berbicara. Hal ini bukan egoisme, namun lebih kepada memperlihatkan Anda perduli dan perhatian akan masalahnya.

2. Bukan PMS
Wanita berharap pria lebih pintar saat wanita emosional. Bukan melulu diakibatkan PMS, namun kadangkala wanita marah karena sebuah hal. Jadi, jangan pernah menganggap melulu PMS sebagai biang keladi segala masalah.

3. Sensitif
Sayangnya tidak banyak pria yang memiliki EQ (Emotional quotient) yang tinggi. Hal ini berarti kurang sensitif terhadap keadaan yang sedang dialami wanita. Bukannya malah diam, pria kadang makin merongrong wanita yang emosinya sedang tidak stabil dengan lebih banyak pertanyaan.

4. Komunikasi
Komunikasi adalah hal terpenting dalam berhubungan. Di momen yang tepat, komunikasi mempererat hubungan dan membuat kedua belah pihak saling mengenal tabiat masing-masing. Hilang komunikasi berarti makin banyak masalah terpendam.

5. Sifat Wanita
Ada beberapa sifat wanita yang diharapkan pria juga memilikinya. Bukan sifat feminin, namun berusaha bersikap ramah kepada orang yang kurang disukai, seperti kepada teman-teman, bahkan keluarga sang wanita.

6. Wanita tidak melulu mengurus rumah
Banyak pria yang terlihat modern, namun saat lama berhubungan, ia mulai bertingkah layaknya majikan yang selalu ingin dilayani, contohnya masak. Jangan posisikan wanita seperti itu, karena dari sini Anda tidak memiliki respek terhadap wanita. Perlakukan dia sama seperti anda berhadapan dengan atasan wanita. Anda bisa rasakan bedanya, bukan?

7. Macho bukan berarti tidak bertanggung jawab
Sering kita melihat tipe pria yang berlagak macho dengan bertingkah kasar, egois, sok berani ataupun hal-hal yang menganggu kenyamanan orang lain maupun norma yang berlaku. Hal ini salah satu turn-off bagi para wanita.

8. Protektif, bukan posesif
Melindungi boleh saja, namun jika pria sudah menganggap wanita sebagai barang miliknya, berarti ada yang salah. Saat seseorang merasa memiliki orang lain, bukan karena hubungan personal, banyak kekacauan terjadi dari hal-hal kecil.

9. Romantis
Wanita mana yang tidak suka hal-hal romantis? Terlebih jika hal tersebut didapatnya dari pria yang disukainya. Namun, banyak kejadian hal romantis itu hanya sekedar tantangan belaka untuk mendapatkan seseorang, dan kemudian tidak berlanjut setelah menjadi pacar atau istri.

10. Kejujuran
Hal terakhir yang paling mudah, sederhana dan terpenting. Kejujuran akan mempermudah segalanya.

7 Tanda Pacar Kamu adalah Pria yang Narsis

Setiap orang umumnya ingin mementingkan dirinya sendiri. Tetapi membagi rasa kasih sayang terhadap orang lain tentu akan membuat hidup menjadi lebih indah dan berwarna.

Bagaimana dengan orang yang egois dan memiliki sifat narsisme, atau kebanggaan yang berlebihan terhadap diri sendiri? Narsisme adalah dasar dari keegoisan. Orang yang narsis cenderung egois dan tidak mengindahkan orang lain. Mereka sulit untuk didekati, karena mudah sekali marah jika keinginan mereka tidak dipenuhi.

Menghadapi orang yang narsis, apalagi jika itu kekasih sendiri memang butuh kesabaran tinggi. Tapi jika sifat narsis sudah berlebihan, sebaiknya pertimbangkan lagi untuk mempertahankan hubungan. Ini dia tanda-tanda Anda memiliki kekasih yang narsis, seperti dikutip dari Your Tango.

1. Tidak Peduli dengan Orang Lain
Mereka hanya peduli pada diri sendiri, dan selalu mengabaikan apa yang dikatakan orang lain. Terutama jika hal itu bertentangan dengan mereka. Orang yang narsis tidak mau mendengarkan saran, informasi ataupun kritikan dari sekitarnya.

Hal ini juga berlaku terhadap kekasihnya. Begitu Anda memberikan masukan atau ide yang menurutnya brilian, jangan mengharapkan pujian akan keluar dari mulutnya. Karena bagi mereka ide itu baru akan menjadi cemerlang jika mereka yang mengemukakannya.

2. 'Semua tentang Aku'
"Yang saya tahu hanya saya orang yang paling pintar dan benar, jadi semua hal yang seharusnya dibahas hanya mengenai saya," setidaknya itulah yang kerap ada di pikiran mereka.

Orang yang narsis cenderung bersifat egois , terlebih lagi jika orang lain membahas atau mengungkapkan segala sesuatu yang bertentangan dengan kemauannya. Dia hanya mau mendengarkan dan mengurusi hal-hal yang berkaitan dengan dirinya.

3. Peraturan hanya Berlaku untuk Orang Lain
Dia tidak akan peduli jika harus menyela antrean panjang hanya untuk membeli tiket bioskop. Mencurangi laporan wajib pajak, dan hal-hal lain yang melanggar peraturan. Orang narsis kerap menderita 'Tall Man Syndrome'. Sindrom yang membuat dia spesial dibandingkan orang lain.

4. Tidak Mau Mendengarkan Pendapat Orang Lain
Mereka tidak mau mendengar apa yang dikatakan orang lain. Bagi mereka pendapat orang lain terdengar hanya sebagai kritik tak berarti. Apapun yang dikatakan orang lain sama sekali tidak akan didengarkan olehnya. Baik itu curhat, keluh kesah atau kesedihan yang menimpa orang lain, bahkan kekasihnya. Umumnya, orang narsis hanya mementingkan dan mengharapkan cerita tentang diri mereka sendiri.

5. Apapun yang Terjadi, Itu merupakan Salah Orang Lain
Jangan pernah mengharapkan orang narsis untuk minta maaf, disalahkan apalagi bertanggung jawab atas kesalahan yang dia lakukan. Sebaiknya acuhkan saja, atau bersiaplah menerima perlawanan dari mereka jika Anda menyalahkan dia. Realistislah pada sifat buruk mereka, karena sangat sulit untuk mengubah apalagi membuang sifat negatif tersebut.

7 Tanda Kamu Pacaran dengan Orang yang Salah

Semua orang pernah mengalami kesalahan dan kegagalan, termasuk urusan asmara dan cinta. Jika dulu dia begitu menawan, begitu sempurna, seiring berjalannya waktu, ada hal yang mengganjal hati Anda.

Seperti ada dorongan untuk segera mengakhiri hubungan ini. Tapi dengan alasan apa? "Saya dan dia tidak pernah bertengkar hebat kok.." Ladies, hubungan asmara tanpa pertengkaran bukan jaminan bahwa Anda sedang berhubungan dengan orang yang tepat. Coba kenali tanda-tanda ini:

Tidak Menjadi Diri Sendiri
Wanita dan pria pada dasarnya akan saling mengubah diri agar saling melengkapi ketika sedang jatuh cinta. Tapi ada hal-hal mendasar yang merupakan 'itulah diri Anda yang sebenarnya'. Jika tiba-tiba Anda menyadari bahwa ada rasa terkekang, tidak bisa mengekspresikan diri, tidak bisa lagi pakai celana jeans (karena si dia hanya mau jika Anda pakai rok atau dress cantik), dan sebagainya. Coba jujur pada diri sendiri, apakah Anda tersiksa? Apakah Anda rindu dengan diri Anda yang dulu sebelum berpacaran dengannya?

Anda Tidak Bahagia
Jatuh cinta membuat bahagia. Iya memang, Anda tidak sedang hidup di negeri dongeng dengan label bahagia selamanya. Selalu ada masalah atau konflik yang timbul jika itu berhubungan dengan urusan cinta. Jika Anda bertengkar, berbaikan dan kembali merasa hari-hari Anda bersinar, itu kabar baik. Tetapi jika Anda merasa sangat hampa, tidak ada lagi senyum ceria, canda tawa yang lepas dan Anda tidak menikmati hubungan yang berlangsung, itu kabar buruk.

Sinyal Dari Teman
Anda tidak pernah mengenalkan dia pada teman-teman Anda. Kenapa? Ada yang mengganjal di hati? Atau sebaliknya, dia tidak pernah mengenalkan Anda dengan teman-temannya. Ladies, memperkenalkan seseorang yang spesial ke dalam lingkar sosial Anda adalah bukti bahwa Anda siap berbagi kebahagiaan dengan mereka. Jika hal ini tidak Anda lakukan, kembalilah pertanyakan poin ke 2. Dengarkan juga pendapat teman-teman Anda, apakah mereka mengaku tidak suka dengan pacar Anda atau mereka merasa ada yang aneh dengan hubungan asmara Anda. Pendapat dari orang lain lebih objektif, karena jatuh cinta seringkali melumpuhkan logika seseorang.

Tidak Pernah Membicarakan Masa Depan
Hubungan asmara dimulai karena seseorang ingin melangkah bersama di masa sekarang dan masa depan. Sangat wajar dan menjadi sinyal yang baik jika Anda dan dia mulai membicarakan seperti apa masa depan yang diinginkan, impian apa yang ingin diraih berdua dan sebagainya. Jika Anda tidak pernah membicarakannya atau dia selalu menghindar tentang obrolan masa depan, evaluasi hubungan Anda!

Dia Sering Berkomentar Negatif Tentang Anda
Apakah dia sering berkomentar jelek tentang Anda? "Kamu kok makannya banyak banget, nanti kamu jadi chubby trus aku makin naksir gimana nih?" Kalau yang ini jelas sedikit menggombal dan bukan sebuah komentar negatif yang membuat hati teriris. Tapi jika dia sering mengatakan rambut Anda jelek, selera pakaian Anda buruk, cara makan Anda kurang begini, kecerdasan Anda payah dan hinaan-hinaan lain yang merendahkan, dia bukan pria yang pantas untuk Anda. Bayangkan Anda hidup selamanya dengan pria sejenis ini. What a nightmare!

Anda Merasa Buruk Pada Diri Sendiri
Wanita yang sedang jatuh cinta selalu 'bersinar' dan merasa semakin cantik luar dan dalam. Jika Anda tidak merasakan hal ini, pertanyakan lagi hati Anda, apakah Anda bahagia, apakah rasa percaya diri justru menurun, apakah Anda sering merasa tidak baik pada diri Anda sendiri setelah bersamanya? Ini bukanlah sinyal yang baik.

Hati Anda Membisikkan Untuk Segera Putus
Tidak ada yang lebih baik daripada insting dari hati. Luangkan waktu untuk berpisah sementara dengannya, lalu dengarkan hati Anda. Jika rasa mengganjal itu semakin besar dan hati Anda terus menerus memberi sinyal untuk segera mengakhiri hubungan, jangan ditepis begitu saja. Hati Anda tahu apa yang paling baik untuk Anda.

Saat Anda bersama orang yang salah, kebahagiaan Anda berkurang. Cinta seharusnya membawa kebahagiaan, jika yang dirasakan hanya kebimbangan dan rasa hampa dalam hati, itu bukan cinta. Bagaimana keputusan selanjutnya? semua di tangan Anda.

Romantis, Setelah 88 Tahun Menikah, Pasutri ini Bikin Foto Pernikahan

Pasangan suami istri (pasutri) ini telah menikah selama 88 tahun dan akhirnya baru pertama kali membuat foto pernikahan mereka. Pengambilan foto menjadi hal yang baru bagi pasangan tersebut. 

Seperti di lansir The Sun, Wu Conghan dan istrinya Wu Sognshi, telah menikah sejak tahun 1924 dan telah bersama-sama hampir sembilan dekade.

Romantis, Setelah 88 Tahun Menikah, Pasutri ini Bikin Foto Pernikahan

Kamera saat itu belum dikenal di China ketika mereka menikah sehingga kenangan-kenangan pernikahan mereka tidak ada. Pasangan itu pun memimpikan memiliki foto pada saat pernikahan mereka.

Keinginan mereka menjadi kenyataan setelah sebuah perusahaan lokal menawarkan bantuan membuat foto pernikahan pasangan lanjut usia itu.

Romantis, Setelah 88 Tahun Menikah, Pasutri ini Bikin Foto Pernikahan

Conghan dan Sognshi menggunakan pakaian pengantin lengkap dengan riasannya. Pengantin wanita memakai gaun full-length beserta kerudungnya.

Upaya ini merupakan inisiatif kerja sama antara relawan fotografer untuk membantu pasangan yang sudah lanjut usia dan belum memiliki album foto. Inisiatif ini bisa mewujudkan impian bagi mereka yang ingin memiliki rekaman momen bersejarah itu.

Misteri Jodoh: Benarkah Cari Jodoh itu Susah?

Ada banyak misteri dalam kehidupan ini, salah satunya adalah jodoh. Seperti kebanyakan misteri, jodoh adalah pembahasan yang tidak ada habis-habisnya. Mari simak serunya mengungkap misteri jodoh, atau mungkin tulisan ini justru menambah misteri baru?

Di zaman serba modern ini, misteri jodoh, cari jodoh dan semua yang berhubungan dengan jodoh justru semakin runyam. Puluhan tahun lalu, orang yang dinikahi (apalagi jika pernikahan bertahan lama hingga maut memisahkan), itulah yang namanya jodoh, sepasang manusia yang ditakdirkan bersama. Tapi di masa kini, saat pengetahuan dan pemikiran cepat berkembang, siapa yang akan menjadi jodoh kita semakin dipertanyakan. Tidak heran jika semua yang berhubungan dengan ramalan jodoh laris manis.

Beberapa waktu lalu, seorang sahabat Vemale (yang tidak mau disebut namanya) ngobrol ringan dengan kami. Dia mengatakan, "Jodoh itu tidak selalu orang yang kita nikahi, bisa jadi kita tidak menikah dengan jodoh kita, tetapi hanya pasangan hidup kita,"

Nah lo, bingung kan?

Lalu jika tidak menikah dengan jodoh kita, di manakah jodoh kita yang sesungguhnya? Pernahkah Anda memikirkan hal ini?

Sahabat kami melanjutkan, "Bisa jadi orang yang menikah dengan kita memang bukan jodoh kita, bisa jadi jodoh kita yang sebenarnya entah siapa sedang apa di luar sana, atau bisa saja jodoh kita yang sebenarnya menjadi salah satu tamu pernikahan kita, who knows?"

Setelah kami selidiki, ternyata pendapat ini dipercaya beberapa wanita. Bahkan tidak jarang pemikiran ini menjadi hal paling ditakuti wanita jelang hari pernikahannya. "Bagaimana jika aku salah pilih? Bagaimana jika dia bukan jodohku? Bagaimana jika jodohku masih ada di luar sana, kami belum bertemu tetapi aku sudah akan menikah?"

Diakui atau tidak, ketakutan-ketakutan seperti itu memang ada. Memilih pasangan yang memegang teguh komitmen hingga menikah saja sulit, eh ini ada yang mengatakan bisa jadi itu bukan jodoh kita. Padahal cita-cita mayoritas wanita adalah menikah dan hidup dengan jodohnya.

Semua orang takut salah pilih atau dipilih oleh orang yang salah. Tapi ingat ladies, semampu apapun manusia menyibak misteri jodoh, jodoh tetap menjadi rahasia Tuhan. Yang bisa kita lakukan hanyalah berdoa dan memohon petunjuk dari-Nya, tidak ada cara lain yang lebih baik daripada itu, termasuk ramalan jodoh.

Jika Anda sudah menemukan pria yang tepat dan merencanakan sebuah pernikahan yang matang, apalagi yang Anda tunggu? Jika niat Anda dan dia baik, semua jalan akan dimudahkan oleh-Nya. Tidak perlu memikirkan pendapat mengenai jodoh yang kerap hadir dan justru memundurkan langkah Anda untuk membangun rumah tangga bersama orang yang Anda cintai dan mencintai Anda.

Lalu bagaimana jika yang saya nikahi bukan jodoh saya?

Ladies, bagaimana hidup Anda bisa tenang jika belum menikah saja Anda sudah pesimis dan takut duluan? Optimislah, dan nikmati apa yang sudah Tuhan berikan pada Anda. Bukankah kasih sayang dan cinta adalah perpanjangan tangan Tuhan untuk membuat Anda selalu merasakan bahagia? Jika saat ini Anda bahagia dengannya, rasanya urusan jodoh sudah tidak perlu Anda pusingkan lagi.

Bagaimana menurut Anda ladies? Apakah masalah cari jodoh memang runyam? Atau karena manusia terlalu banyak pertimbangan sehingga semua yang mudah justru terasa runyam? Silakan bagi pendapat Anda di kolom komentar :)

5 Hal Penting yang Harus Diperhatikan Ketika Punya Kekasih Baru

Hubungan asmara yang baru memang terasa masih sangat menggebu-gebu dan bersemangat. Meski terasa masih hangat, tapi Anda tetap harus memperhatikan beberapa hal di awal hubungan.

Justru di awal masa pacaran, hubungan masih rentan. Anda dan pasangan pun masih harus menyesuaikan diri satu sama lain serta mengenal pribadi masing-masing. Agar dapat mengatasi masa-masa awal pacaran tanpa kesulitan, ini tipsnya.

1. Jangan Bilang "i love you" Terus-menerus
Saling mengatakan "i love you" memang membuat Anda dan pasangan berbunga-bunga. Namun, sebaiknya jangan mengatakannya terlalu sering dan sebaiknya ucapkan dengan jujur. Dalam masa proses penjajakan atau di awal pacaran, perasaan cinta mungkin belum terlalu tumbuh. Untuk itu, Anda tidak perlu terlalu berlebihan mengatakan kalimat cinta pada kekasih. Ketika wanita terlalu sering mengatakan "i love you", pria bisa berpikir wanita yang dipacarinya adalah  tipe agresif atau terlalu bernafsu. Seseorang yang mungkin akan mengekangnya dan bersikap posesif.

2. Saling Menghormati Ruang Pribadi Masing-masing
Tidak ada gunanya membuat hubungan Anda menjadi beban dengan saling mengekang satu sama lain. Lebih baik, masing-masing tetap memiliki ruang pribadi untuk melakukan berbagai aktivitas Anda sendiri seperti sebelum berhubungan. Berpikir santai dan percaya terhadap pasangan, tanpa kekhawatiran yang berlebihan akan lebih baik. Selain itu, juga akan membuat hubungan Anda menjadi lebih produktif dan harmonis bagi kedua belah pihak.

3. Tunda untuk Membicarakan Pernikahan
Bukannya pria tidak ingin menikah dan berkeluarga. Tapi secara umum, pria melihat pernikahan sebagai sesuatu yang besar dan rencana jangka panjang. Mereka lebih suka membicarakan hal-hal di masa sekarang, daripada masa depan yang belum pasti. Jika masa pacaran Anda baru beberapa bulan, apalagi masih dalah masa pendekatan, sebaiknya hindari topik pembicaraan tentang pernikahan kalau Anda tidak mau dia 'lari' menjauh.

4. Jangan Mudah Cemburu
Tetap tenang dan jangan marah jika dia melihat seorang wanita yang menarik. Terlalu posesif hanya akan memperburuk suatu hubungan, apalagi cemburu di awal hubungan justru membuat si dia merasa terus dicurigai oleh Anda. Kontrol temperamen dan pancarkan kepercayaan diri Anda. Ini adalah cara yang paling baik untuk tetap menjaga pasangan tanpa harus mengekangnya. Lebih baik jika Anda membuatnya berada di zona nyaman saat Anda bersama.

5. Tetap Bersosialisasi dengan Orang Lain
Pria memang akan tersanjung jika ia menjadi orang yang terpenting bagi wanitanya. Tapi ketika dia melihat Anda tidak punya kehidupan selain dengannya, kekasih bisa menganggap Anda orang yang anti-sosial dan penyendiri. Dia pun akan takut waktu kumpul bersama teman-temannya akan berkurang karena harus selalu menemani Anda. Ingat, dunia bukan hanya soal Anda dan kekasih, tapi juga keluarga dan lingkungan sekitar. Cobalah beri sedikit ruang untuk Anda dan dia menikmati hidup masing-masing. Hubungan cinta akan lebih berwarna dan dinamis.

7 Hal yang Harus Dilakukan saat Baru Jadi Jomblo

Rasa sedih tentunya menghantui sebagian besar orang yang mengalami putus cinta. Minggu-minggu pertama pasca putus biasanya merupakan fase terberat.

Menjadi single pasca putus hubungan memang bukan hal yang mudah untuk dilewati. Perasaan kesepian setelah ditinggalkan pasangan, ditambah semua teman di sekeliling Anda sudah memiliki kekasih akan terasa sangat menyebalkan.

Akan tetapi, sebenarnya banyak hal-hal positif yang dapat kita ambil dari putusnya hubungan. Seperti mendapatkan kebebasan juga melatih kembali kemandirian. Jika Anda baru saja putus, berikut adalah tips bagaimana membenahi perasaan dengan segera, seperti dikutip dari All Women Stalk.

1. Buatlah Langkah Kecil
Berikan diri Anda waktu untuk beradaptasi dan melupakan kenangan-kenangan tentang mantan kekasih. Karena wajar bagi setiap orang yang baru saja mengalami putus hubungan untuk bersedih ataupun merasa kehilangan. Tak perlu berpura-pura sudah move-on dan membohongi diri sendiri, tapi kenali rasa sakit dan sedih itu hingga Anda terbiasa.

2. Jangan Terburu-Buru Memulai Hubungan Baru
Dibandingkan langsung memulai hubungan yang baru dengan orang lain, lebih baik Anda membiasakan diri sejenak untuk single. Teburu-buru mencari pacar baru hanya akan membuat Anda selalu membandingkan kekasih baru dengan sang mantan dan hanya menjadikannya sebagai pelampiasan.

3. Menemukan Identitas Diri
Kadang berhubungan dengan seseorang bisa mengubah sifat asli kita.Kita jadi begitu bergantung pada pasangan, dan hanya melakukan aktivitas yang dilakukan bersama-sama dengan dia. Setelah hubungan tersebut berakhir, ada baiknya kita melakukan hobi yang selama ini tidak dilakukan. Lakukanlah kembali yang kita sukai tanpa harus memikirkan apakah hobi tersebut disukai juga oleh pasangan atau tidak.

4. Girls Night Out
Ketika single, kita dapat kembali mengakrabkan diri dengan sahabat, pergi keluar dan menghabiskan malam bersama dengan teman-teman wanita. Bisa melakukan aktivitas yang menyenangkan mulai dari perawatan tubuh, hingga shopping. Hal ini membuat kita dapat berhenti meratapi hubungan dan keluar dari rasa galau pasca putus dari mantan.

5. Single Bukan Berarti Kesepian
Halangan terbesar ketika putus dari suatu hubungan adalah rasa ketakutan akan menjadi sendirian dan kesepian. Jika anda benar-benar terpuruk dan sulit melupakan mantan kekasih, ungkapkanlah hal tersebut pada orang-orang terdekat Anda. Dengarkan saran-saran yang mereka sampaikan untuk kebaikan Anda.

6. Lihat Sisi Baik dari Putusnya Hubungan
Ketika menjalani hubungan dengan seseorang, secara otomatis Anda akan kehilangan waktu dan kebebasan untuk dapat melakukan hal-hal yang disenangi. Jadi ketika sudah single, segala hal yang Anda inginkan dapat dilakukan. Anda dapat pergi ke manapun atau kapanpun yang dimau tanpa perlu pusing memikirkan apakah pasangan mengijinkan atau tidak.

7. Miliki Banyak Waktu Luang
Ketika berhubungan dengan seseorang, secara otomatis sebagian besar waktu yang kita punya dihabiskan untuk menemani pasangan. Sehingga seringkali kita kehilangan waktu untuk mengurusi diri sendiri. Setelah putus dari hubungan, Anda dapat melakukan hal-hal yang membahagiakan diri tanpa harus kewalahan ataupun mengkhawatirkan bagaimana membagi waktu antara diri anda, pekerjaan dan pasangan.