Warung Internet

Dunia yang asik untuk berbagi...

Pada tanggal 19 November 2012 DD akan ganti template, jadi jika kamu mengalami gangguan pada tanggal itu Admin mohon maaf | Mohon maaf untuk sementara artikel Humor dan Cermis belum bisa diposting. InsyaAllah akan mulai berjalan normal pada awal bulan desember 2012 |

Kamu suka artikel ini? Klik "Like" dan +1!

Dilarang Menggunakan Celana Melorot di Wilayah ini!

Celana melorot hingga memperlihatkan celana dalam atau kulit si pemakai memang terlihat menyebalkan. Sayangnya, tidak banyak yang bisa kita lakukan. Namun di wilayah ini, si pemakai celana melorot bisa terkena sanksi hukum.

Peraturan ini diterapkan di wilayah Florida, AS, dalam rangka meningkatkan kesantunan kota dan menciptakan kota yang berorientasi keluarga. Dalam proses pemungutan suara, peraturan baru itu disahkan oleh Dewan Kota Cocoa Florida dan efektif mulai 1 Januari 2013.

Walau sudah disahkan, namun peraturan ini masih ditentang oleh banyak orang. Salah satunya adalah Alberta Wilson, presiden Organisasi National Association for the Advancement of Colored (NAACP) cabang Central Brevard.

"Ini hanya menjadi alat bagi polisi untuk melakukan kekerasan bagi para remaja dan anak-anak muda," ujarnya seperti dikutip Floridatoday.com. Menurut Alberta, ia juga tak suka celana melorot, tapi ia lebih menghormati hak-hak konstitusi rakyat.

Kekhawatiran Alberta cukup beralasan mengingat kejadian di Texas tahun 2011 lalu. Daerah itu memberlakukan peraturan yang sama, dan di hari pertama peraturan tersebut diterapkan 50 orang dipaksa keluar dari bus karena memakai celana melorot.

Namun demikian, kepala kepolisian Florida, Mark Klayman sudah siap menjawab keraguan akan peraturan tersebut. "Di Florida, peraturan ini tak hanya demi menghilangkan celana melorot, tapi juga memberi polisi kesempatan untuk menggeledah anak-anak muda yang dicurigai membawa narkoba atau senjata api ilegal, walau alasan pertama memberhentikan mereka adalah karena model celananya," ujarnya menjelaskan.

Di Florida, pemakai celana melorot akan dikenakan sanksi $25 untuk pelanggaran pertama, $50 untuk pelanggaran kedua dan $100 untuk pelanggaran ketiga.

Bagaimana dengan di Indonesia, menurut Anda apakah perlu adanya peraturan tersebut?

Jika kamu suka artikel ini, sumbangkan komentar kamu

Pembaca yang baik adalah pembaca yang meluangkan sedikit waktunya untuk memberikan komentar tentang apa yang telah dibacanya... :)