![Ketika Anak Gaul Interview Kerja [ngakak] Ketika Anak Gaul Interview Kerja [ngakak]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhqyJA2Um-hCtKMpV6J6cZlP9ksXY_6DALpDNzPyCN3r71wlr7PSy2opHFkGBLW3aDrwo1RXfl2WDb8JWH-Z68i5zHneV2ol50UxixcDVhoPGL7pUQcJECMM5jXar_Hodu_kWNYt_qp8dkU/s1600/wawancara+kerja.jpg)
*Duduklah di kursi pelamar, jangan minta
dipangku HRD hanya untuk nunjukkin kamu orang yang mudah bergaul.
* Pingsan bukan pilihan terbaik menghindari
pertanyaan, kecuali kamu Syahrinii.
* Saat bingung menjawab pertanyaan jangan
teriak “Toloong dibantu yaaa… Prok prook prok !!”..
* Ketika ditawari gaji awal jangan berkata
“Naikiiin ato pilih tirai nomor 4”
* Kalau sudah tidak kuat dengan pertanyaan
interview, jangan mencoba mencari kamera & melambai-lambaiii (spt tim uji
nyali)…
* Membantu Ibu pergi ke pasar bukanlah
pengalaman marketing yang patut untuk diceritakan.
* Jangan jawab pertanyaan susah dengan
“Baguus… pertanyaan bagus!. Menurut anda sendiri bagaimana?…”
* Jangan menekan bibir sang interviewer &
berbisiik “Aku tahu apa maumu…”
* Saat ditanya pengalaman, jangan dijawab
dengan “Maaf pak, saya ga mau inget-inget masa lalusaya, perih rasanya … #
malingin muka„,”
* Pada saat hening, jangan memecahkan gelas.
Pertama kamu bukan Dian Sastro. Kedua yang beresiin siapa entar?..
* Meskipun yang interview itu temen, gak perlu
kita “wooy cuy’, elu yg interview? hahay.., abiiis ini kita mabok yuk..?”
* Mencukur kumis hendaknya dilakukan sebelum
interview jangan pada saat interview.
* Jika ditanya: Bagaimana seandainya kamu
gagal dalam pekerjaan ini?… “Ya gak papa pak, kesempurnaan ini hanya milik
Allah…”
* Jika tidak suka dengan pekerjaan tersebut,
jangan menggerakan tangan di depan dada dan menyanyikan “ga„ ga„ ga kuat„ ga„
ga„ ga kuat” ataupun “ga„ ga„ ga level„ ga„ ga„ ga level”

