Sperma yang masuk ke dalam tubuh wanita tidak hanya digunakan untuk proses pembuahan melainkan mempunyai beberapa manfaat bagi kesehatan perempuan. Benarkah?
Sebuah penelitian yang dilakukan Gordon Gallup
dan Rebecca Burch, dua orang psikolog evolusioner di State University of New
York menyebutkan bahwa 'cairan pria' bisa digunakan untuk antidepresi dan
meningkatkan suasana hati.
Peneliti kemudian mensurvei 293 orang
perempuan di State University of New York tentang hubungan seksnya dengan dan
tanpa kondom dan kemudian memberi perempuan kuesioner untuk mengukur suasana
hatinya.
Nah, lantas seperti apa sebenarnya kandungan
gizi yang terdapat dalam sperma sehingga dapat bermanfaat bagi kesehatan?
Saat ejakulasi, rata-rata pria mengeluarkan
satu sendok teh air mani. Jumlahnya tergantung pada usia setiap pria (pria muda
memproduksi sperma lebih banyak), waktu ejakulasi terakhir dan lamanya ereksi.
Jadi saat ejakulasi, dalam satu sendok teh
hanya terdapat satu persen sperma. Hasil penelitian Johnson dan Everit dalam
buku'Essential Reproduction(2000) mengungkapkan bahwa sperma mengandung gizi
sempurna.
Kandungan utama yang terdapat dalam sperma
adalah protein dan hanya sekitar satu persen. Sisanya 99% merupakan cairan yang
berfungsi melindungi dan membantu kelincahan sperma untuk mencapai tujuan
mereka, yaitu sel telur.
Setiap satu sendok teh dari ejakulasi
mengandung 5-7 kalori dan 200-500 juta sperma. Kandungan gizi lainnya, berupa
gula fruktosa, air, vitamin C, asam sitrat, enzim, 150 mg protein, 11 mg
karbohidrat, 6 mg lemak, 3 mg kolesterol, 7 persen US AKG kalium, seng, asam
amino, magnesium dan kalsium.
Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua pria
memiliki jumlah kandungan gizi sperma yang sama. Gaya hidup yang sehat dan
mengonsumsi makanan sehat berperan besar dalam kualitas sperma.


