Sebuah mumi 500 tahun beku dikenal sebagai
'The Maiden' menderita infeksi bakteri ketika dia meninggal. Penemuan ini bisa
membantu mempertahankan terhadap penyakit barucatau munculnya kembali penyakit
di masa lalu.
Mumi ini menderita penyakit yang mirip dengan
TBC ketika ia dikorbankan di gunung berapi Llullaillaco Argentina, 22.100 meter
di atas permukaan laut.
Mumi ini ditemukan pada tahun 1999.
Diperkirakan bahwa anak-anak yang dipilih oleh suku Inca karena kesucian dan
kemurnian mereka dan dikorbankan dalam upacara yang disebut capacocha.
Mereka tidak dikorbankan untuk memberi makan
atau menenangkan para dewa, melainkan untuk masuk ke dunia para dewa dan
tinggal di surga bersama mereka.
Ini dianggap suatu kehormatan besar, transisi
ke kehidupan yang lebih baik dimana mereka akan diharapkan untuk tetap
berhubungan dengan masyarakat melalui dukun (orang suci).
Suku Inca percaya bahwa dengan mendaki
ketinggian gunung salju, mereka bisa lebih dekat dengan langit dan
berkomunikasi lebih baik dengan para dewa.






