Rasanya semua orang ingin berumur panjang. Meski urusan satu ini sudah
diatur oleh Sang Pencipta, tak ada salahnya kita berusaha memperpanjang harapan
hidup dengan menerapkan gaya hidup sehat. Makanan pun menjadi salah satu faktor
penting.
Beberapa makanan yang sering kita temui dikenal berkhasiat melawan
penyakit-penyakit mematikan seperti kanker dan jantung. Dengan rutin
mengonsumsi makanan tersebut dan diiringi dengan gaya hidup sehat,
kita dapat mencegah timbulnya penyakit dan terus hidup bugar. Apa saja makanan
itu? Berikut daftarnya seperti dikutip dari Huffington Post.
1. Brokoli
Brokoli, kol, kembang kol, sawi, dan sayuran cruciferous lainnya kaya
akan sulforaphane dan antioksidan lain. Kandungan tersebut membantu melindungi
sel-sel sehat dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Namun,
sayuran sebaiknya dimakan mentah karena proses pemasakan dapat meluruhkan
zat-zat baik di dalamnya.
2. Gandum utuh
Gandum utuh mengandung bermacam-macam antioksidan, vitamin, dan serat.
Karena itulah makanan ini dapat melindungi tubuh dari kolesterol tinggi dan
diabetes. Salah satu jenis gandum utuh yakni oat memiliki antioksidan unik
bernama avenanthramides yang dapat memberi perlindungan tambahan dari
kolesterol.
3. Berry
Suka strawberry? Berarti secara tak sadar Anda sudah memasukkan
macam-macam antioksidan ke dalam tubuh yang dapat membantu memerangi
radikal bebas. Salah satu antioksidan tersebut, anthocyanins, berguna untuk
fungsi otak, keseimbangan, dan otot.
4. Dark Chocolate
Flavonoid yang terdapat dalam cokelat pekat (dark chocolate) dapat
mengurangi inflamasi dan mencegah pembekuan darah karena mengandung
antioksidan. Peradangan molekular (molecular inflammation) dapat memicu penuaan
dan matinya sel-sel tubuh. Makanya mengonsumsi cokelat pekat tanpa tambahan
gula dapat memperpanjang umur.
5. Tomat
Sejak lama, tomat dikenal baik untuk pencegahan kanker. Di dalamnya
terdapat lycopene, nutrisi yang dapat melindungi tubuh dari kanker
prostat, paru-paru, dan perut.
6. Bit
American Journal of Clinical Nutrition baru-baru ini mengungkapkan bahwa
bit kaya akan betaine, yakni zat yang dikaitkan dengan pengurangan inflamasi
atau peradangan.



