Warno pulang larut malam dalam keadaan mabuk.
Warni , istrinya, nggak mau membukakan pintu. Karena kesal, Warno mulai
menggedor-gedor pintu depan. Tapi Warni tetap nggak mau membukanya. Warno mulai
sebel. Ia pun berteriak-teriak.
Para tetangga yang rata-rata sudah tidur,
bangun lagi dan menonton ulah Warno itu. Merasa sudah kepalang basah, Warno bermaksud
mempermalukan istrinya.
"Eh, para tetangga, gua kasih tahu sebuah
rahasia. Warni sudah gua tidurin sebelum resmi jadi istri gua,
hahahahahaha!!!!!" teriak warno berulang-ulang.
Tiba-tiba jendela di lantai atas terbuka. Dari
tempat itu Warni melongokkan kepalanya dan berteriak, "Lu bukan yang
pertama, no...!!!"
====================================================
Seorang pria dengan panjang pen** lima puluh
inci pergi ke dokter mengeluh kalau tidak ada wanita yang mau tidur dengannya.
Dokter tersebut berkata, "Saya tidak dapat menolong kamu, tapi saya tahu
ada dokter penyihir yang dapat menolong anda."
Jadi pria inipun pergi untuk mengunjungi
dokter penyihir tersebut, dan dokter ini mengatakan kalau pria ini harus pergi
ke danau, dan saat ia tiba disana, ia akan bertemu dengan katak ajaib. Kemudian
pria ini hanya harus meminta katak ini untuk menikah dengannya, saat katak ini
berkata, "tidak", maka pen**nya pun akan mengecil sepuluh inci.
Jadi, pergilah pria tersebut ke danau dan ia
melihat katak yang dimaksud. "Katak," kata pria tersebut,
"maukah kamu menikahi saya ?"
"Tidak !" jawab katak itu.
Tiba-tiba, pen**nya mengecil menjadi sekitar
empat puluh inci.
Wah, bagus nih, tapi saya perlu lebih pendek
sedikit lagi, kata pria tersebut dalam hati. Sekali lagi, ia bertanya pada
katak tersebut, dan pen**nya pun mengecil sepuluh inci. Sekarang pen**nya hanya
sekitar 30 inci panjangnya.
Memang cukup lumayan, tapi ia masih ingin
sedikit lagi pendek. Jadi pria tersebut kembali menanyakan kesediaan sang katak
untuk menikah dengannya dan dengan nada marah, katak itu menjawab, "Untuk
terakhir kalinya, TIDAK ! TIDAK! TIDAK !"



