
Mitos dipercaya sebagai ajaran nenek moyang
tentang apa yang tidak boleh dilakukan agar tidak tertimpa bala.Di kota-kota
besar mitos sudah dianggap sebagai isapan jempol belaka, tetapi di pedesaan
ataupun kota-kota kecil masih banyak yang mempercayai mitos walaupun dari sisi
sudut pandang logikan tidak masuk akal. Di bawah ini adalah penjelasan masuk
akal beberapa mitos yang populer di Indonesia, khususnya di tanah Jawa:
1. Kalau sudah malam jangan berdiri atau duduk
di bawah pohon agar tidak dibius setan atau makhluk halus.
Seseorang bisa saja pingsan saat berada di
bawah pohon besar di malam hari. Kejadian ini tidak ada hubungannya pana sekali
dengan dibius setan. Pada siang hari tumbuhan membutuhkan karbondioksida untuk
bernafas, tetapi pada makan hari tumbuhan membutuhkan oksigen untuk bernafas.
Manusia memerlukan oksigen untuk bernafas, jadi proses pernafasan manusia akan
terganggu ketika berada di bawah pohon pada malam hari.
2. Tertimpa cicak adalah pertanda sial
Sial di sini maksudnya dari tertimpa cicak itu
sendiri. Siapa yang tidak sial kalau sedang enak-enak duduk tiba – tiba
tertimpa cicak.
3. Jangan menggunakan sesuatu yang tajam di
malam hari, pamali.
Mungkin mitos ini muncul sebelum adanya
listrik, jadi rasa orang tua melarang anaknya untuk tidak menggunakan benda
tajam di malam hari. Kalau sekarang kan sudah ada listrik, buat apa mempercayai
mitos ini.
4. Jangan memakai payung pada malam hari tanpa
alasan
Jelas tidak disarankan, jika Anda melakukannya
pasti akan disangka orang gila. Tidak panas tidak hujan tetapi memakai payung.
5. Perempuan tidak boleh duduk di depan pintu
Zaman dahulu perempuan masih menggunakan rok,
belum ada yang memakai celana. Jadi, kalau ada wanita yang duduk di depan pintu
pasti akan terlihat....... (sensor) ya gitu deh. Pasti banyak mengundang hawa
nafsu laki-laki.
6. Jangan bersiul di malam hari
Maksudnya adalah agar tidak mengganggu
orang-orang yang sedang tidur. Atau bisa juga kita dituduh menggoda wanita yang
lewat karena dia tersinggung dikira pelacur, bukankah para pelacur sering
berkeliaran pada malam hari?
7. Memakai payung di dalam rumah berarti sial.
Bagaimana tidak dikatakan sial kalau lagi ada
banyak orang di dalam rumah, apalagi kalau rumah kitab sempit (seperti rumah
saya) dan kita memakai payung (mungkin tepatnya ingin mencoba/mengetes payung).
Mungkin orang-orang di sekitar Anda akan merasa terganggu atau tercolok
matanya.
Ada-ada saja, ya!


