Warung Internet

Dunia yang asik untuk berbagi...

Pada tanggal 19 November 2012 DD akan ganti template, jadi jika kamu mengalami gangguan pada tanggal itu Admin mohon maaf | Mohon maaf untuk sementara artikel Humor dan Cermis belum bisa diposting. InsyaAllah akan mulai berjalan normal pada awal bulan desember 2012 |

Kamu suka artikel ini? Klik "Like" dan +1!

takut seks

Bukan hanya wanita yang harus berurusan dengan ketakutan hubungan seks. Kaum pria juga memiliki sumber yang membuat mereka gugup di kamar tidur.


Bila tak diatasi, ketakutan bisa menurunkan kepuasan dan performa seks mereka. Ada beberapa kekhawatiran pria, diantaranya kinerja seksual, posisi seks, ejakulasi, orgasme yang memuaskan dan perilaku liar di tempat tidur.

Seksolog Dr Deepak Arora menjelaskan, "Pria selalu menghubungkan seks dengan ego mereka dan mereka tidak pernah ingin gagal. Kecemasan terbesar dalam diri mereka bisa berubah membuat mereka merasa gagal. Perlu kesabaran pasangan untuk memberi dukungan," katanya seperti dikutip Times of India.

Berikut beberapa hal yang menjadi ketakutan pria saat berhubungan seks.

#1: Pasangan Tak Puas

Ketakutan paling utama pria adalah tidak mampu memuaskan pasangan. Banyak pria yang mengaitkannya dengan ukuran organ vital mereka, dan menganggap semua wanita berpikir, makin besar ukuran organ seks makin baik performa mereka.

Merasa tak memberi yang terbaik memicu munculnya perasaan tak sempurna dan memukul ego mereka.

Cara mengatasi: Ketakutan tak mampu memuaskan pasangan bisa membuat pria justru menjauhi pasangan dan berselingkuh. Sama seperti wanita yang merasa nyaman dengan tubuh mereka, pria juga harus diyakinkan bahwa hubungan yang kuat dan memahami pasangan lebih diinginkan wanita ketimbang ukuran.

# 2: Ejakulasi dini

Sebuah hubungan seks yang sehat adalah saling memberi dan menerima kenikmatan, meskipun melakukan seks kilat. Namun, sebagian pria tetap cemas tak dapat memberi klimaks kepada wanita karena mereka mengalami ejakulasi terlalu cepat.

Cara mengatasi: Menurut ahli, pria yang mampu menahan ejakulasi selama minimal satu menit bukanlah penderita ejakulasi dini. Tapi sayangnya banyak pria berpikir salah karena banyaknya iklan soal obat kuat maupun film dewasa yang memperlihatkan pria dapat berhubungan intim dalam waktu lama.

Ini mencipta ketidakpuasan dan stres yang akan diubah menjadi kecemasan. "Sebagian besar karena rasa takut, jadi hilangkan rasa takut agar perilaku Anda di tempat tidur lebih prima," ujar Dr Arora.

#3: Impotensi

Meski setiap percintaan suami-istri tak harus bertujuan memperoleh buah hati, banyak pria mengalami ketakutan mereka mengalami impotensi. Kekhawatiran tidak dapat membuahi pasangan menempatkan pria pada stigma buruk dan menyentuh ego. Akibatnya dapat berimbas pada kinerja seks mereka.

Cara mengatasi: Memiliki anak sangat berhubungan dengan kesehatan pasangan, pria dan wanita. Selain itu, faktor takdir bisa jadi penyebabnya. Ada banyak kasus dimana secara medis pasangan normal, namun tak dapat memiliki anak. Menjalani diet sehat dan berpikir positif adalah solusinya.

#4: Tak bisa seperti aktor porno

Wajar bila pria menonton film dewasa dan mempelajari tindakan tertentu untuk dilakukan bersama pasangan. Banyak pria yang berusaha liar bagaikan aktor porno namun tak mendapat respon yang diinginkan dari pasangan. Hal ini membuat pria merasa gagal dalam hubungan.

Cara mengatasi: Pria sering membandingkan kinerja seksual mereka aktor porno. Ada rasa takut mereka tak berpengalaman sehingga menimbulkan kepanikan. Ahli mengungkap, hubungan seks adalah aktivitas alamiah yang bahkan tak perlu meniru adegan dari film dewasa.

#5: Masturbasi di masa lalu

Beberapa penelitian menyatakan bahwa masturbasi yang dilakukan selama masa lalu seseorang tidak berdampak banyak pada kehidupan seks seseorang di tahun kemudian. Namun, ketakutan menurunnya kemampuan seks akibat aktivitas memuaskan diri sendiri dialami sebagian pria. Mereka sering menyalahkan kebiasaan masturbasi dengan lemahnya performa seks.

Cara mengatasi: Dr Arora mengungkap, "Masturbasi moderat tidak membahayakan, tapi rasa bersalah karena masturbasi lebih berbahaya. Ini karena kurangnya pendidikan seks. Pria sehat melakukan masturbasi beberapa kali pada setiap tahapan usia, dan itu tak perlu dikhawatirkan."

Jika kamu suka artikel ini, sumbangkan komentar kamu

Pembaca yang baik adalah pembaca yang meluangkan sedikit waktunya untuk memberikan komentar tentang apa yang telah dibacanya... :)