Demi menghilangkan aroma bau ikan di tubuhnya,
Claire Rhodes menerapkan diet buah dan sayuran. Bau yang bersarang dalam
tubuhnya diakibatkan karena ganggguan metabolik yang langka. Dalam istilah
kedokteran kelainan ini biasa disebut Trimethylaminuria (TMAU), yang juga
disebut dengan sindrom bau ikan, demikian yang dilansir dari Daily Mail.
Biasanya, tubuh si pengidap tidak dapat
menyerap trimethylamine yang biasa ditemukan pada makanan seperti susu dan
telur. Akibatnya unsure kimia terbangun di dalam sisitem tubuh sebelum
dilepaskan melalui keringat, air seni, dan nafas, sehingga menimbulkan bau amis
yang kuat.
Wanita 34 tahun ini telah didiagnosis sejak
dua tahun lalu. Namun, bau tak sedap itu telah melekat dalam tubuhnya sejak dua
puluh tahunan.
Karena sindrom inilah ia sering dicemooh orang
saat di jalan. Bahkan ia terpaksa berhenti dari pekerjaanya sebagai asisten
perawat di sebuah rumah hunian. Uniknya, Claire tidak dapat mencium bau
badannya sendiri, meski orang-orang disekitarnya selalu mengomentari bau
badannya. Bahkan ia pernah mandi sebanyak 10 kali untuk menghilangkan baunya.
“Suatu hari, saat saya membersihkan gigi
sebelum pergi keluar dan kakak saya mengatakan kalau saya harus menggosoknya
setidaknya tiga kali karena bau tersebut,” ungkapnya.
Mula-mula Claire menepisnya karena ia pikir
itu hanyalah komentar usil dari seorang kakak. Hingga ia tersadar bahwa banyak
orang yang berkomentar mengenai bau amisnya, dan saat itulah ia menjadi
benar-benar obsesif dengan kegiatan pembersihan diri.
Semua tes dari dokter yang ia datangi
mengeluarkan hasil negatif. Dokter menyimpulkan ia menderita bau badan dan bau
mulut biasa.
Komentar orang yang terus mengahantuinya,
membuat Claire bahkan berniat bunuh diri, dan mulai bergantung dengan pil
anti-depresi. Namun, setelah menonton program tentang seseorang dengan sindrom
bau ikan, Claire akhirnya mendapat jawaban tentang masalahnya itu.
“Begitu saya melihatnya di televisi, saya
yakin bahwa saya mengidapnya. Dokter mengatakan tidak mungkin karena sindrom
itu sangat langka.” Jelasnya.
Seorang ahli gizi membantunya untuk melakukan
diet ketat dan memperingatkannya untuk berhenti menyantap makanan yang bisa
membuat gangguann bau amis itu lebih buruk.
Banyak jenis makanan yang dapat menyebabkan
Claire bau, termasuk beberapa jenis buah dan sayuran, sehingga Claire membatasi
dietnya untuk stroberi, wortel, pir, lobak, kentang dan salad. Meski ia dapat
mengonsumsi madu dan beras dalam jumlah kecil serta roti, tetapi ia baru bisa
menyantapnya jika baru dipanggang.
Claire menambahkan kalau empat anaknya,
Danielle, 17, Connor, 13, Ruby, 6, dan Harrison, 2, telah membantunya untuk tetap kuat. “Kalau
bukan untuk mereka, saya tidak akan berada di sini.”
Ketidakmampuan Tubuh
Dr Robin Lachmann, konsultan di Metabolic
Medicine di University College Hospital di London, mengatakan,
“Trimethylaminuria disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh untuk memecah
trimethylamine dalam hati.”
Tidak ada obat untuk sindrom
Trimethylaminuria, tetapi ada perawatan yang bertujuan untuk mengurangi tingkat
trimethylamine dalam tubuh dan mengontrol gejalanya.
“Kami melakukannya dengan mencoba membatasi
jumlah trimethylamine yang masuk ke dalam tubuh. Kami juga merekomendasikan
diet khusus yang disebut diet rendah trimethylamine. Selain itu, kami
menggunakan program kombinasi antibiotik dan probiotik untuk mencoba mengurangi
jumlah trimethylamine yang memproduksi
bakteri dalam usus.” ujar Dr Robin.
Dengan pengobatan tersebut, kebanyakan pasien
dapat mengurangi gejala dan tingkat trimethylamine mereka.


