Pasta gigi adalah salah satu barang
yang hampir digunakan setiap orang dan setiap hari diseluruh dunia, tapi apa
yang membuat ramuan ini begitu istimewa? Apakah anda menyikat gigi anda sekali
per hari atau tiga kali per hari, kemungkinan besar anda tidak pernah
meluangkan waktu untuk membaca komposisi pasta itu. Beberapa percaya bahwa
bahan-bahan yang terkandung dalam pasta gigi adalah penting. Pada akhirnya, ada
alasan bagus mengapa di tiap paket pasta gigi selalu ada peringatan:
"Jangan ditelan". Berikut 10
Bahan Dasar Pasta Gigi yang Berbahaya.
1. Formaldehyde
Formaldehid membunuh semua bakteri kecil yang
naik ke gigi setelah makan atau tidur. Jika sejumlah besar formaldehid
tertelan, hasilnya bisa berakibat fatal. Akibat jika menelan formaldehida
adalah penyakit kuning, kerusakan ginjal, kerusakan hati, dan kematian.
2. Detergent
Apa rasanya jika pasta gigi anda tidak
mengeluarkan busa? Produsen menggunakan deterjen biasa untuk memuaskan
orang-orang yang lebih memilih pasta gigi yang berbusa. Berbusa mungkin
menyenangkan, tapi berhati-hatilah jika anda secara tidak sengaja menelan busa
dalam jumlah besar. Menelan deterjen dapat menyebabkan iritasi pada saluran
pencernaan.
3. Seaweed

Elastis dan berlendir, rumput laut menyatukan
pasta gigi. Tanpa barang hijau ini, pasta gigi tidak akan menyatu dan akan
mudah hancur berantakan! Kabar baiknya adalah rumput laut tidak mengandung
racun. Bahkan, rumput laut memiliki sejumlah manfaat gizi.
4. Peppermint Oil

Nafas segar hanya dapat dijaga segar dengan
bantuan peppermint oil. Sementara menyegarkan saat menyikat gigi, minyak
peppermint dapat menyebabkan denyut nadi lambat, mulas, dan tremor otot jika
dikonsumsi.
5. Paraffin
Parafin menciptakan pasta halus yang merembes
ke sikat gigi anda. Seperti yang mungkin anda bayangkan, parafin tidak
dimaksudkan untuk dimakan. Jika anda kebetulan menelan bahan ini, anda mungkin
berakhir dengan rasa sakit perut, mual, muntah, dan sembelit berat.
6. Glycerine
Glysol
Gliserin glikol di pasta gigi berguna untuk
mencegah pasta menjadi terlalu kering. Meskipun Gliserin tidak beracun, zat ini
dapat menyebabkan mual jika tertelan.
7. Kapur
Faktanya bahwa kapur terbuat dari
exoskeletons, cukup sulit untuk menghapus semua yang menempel pada gusi anda.
Kapur debu dapat menyebabkan masalah paru-paru jika dihirup, dan menelan
sedikit kapur dapat menyebabkan perdarahan.
8. Titanium Dioxide
Ini adalah satu lagi bahan pasta gigi yang
umum, meskipun biasanya ditemukan di cat putih. Bila ditambahkan ke pasta gigi,
titanium dioksida memiliki efek menjaga pada gigi anda tetap putih seperti
halnya pada dinding, bahan ini membuat gigi anda bagus dan terlihat putih
(selama beberapa jam, setidaknya). Menelan Titanium dioksida tidak akan
menyakiti anda, tapi tidak dianjurkan.
9. Sakarin
Sesuatu harus menutupi rasa deterjen yang
mengerikan. Sakarin manis, tetapi tidak terlalu manis, mungkin inilah alasan
kenapa kebanyakan orang menyukai pasta gigi mereka. Sakarin telah menjadi topik
hangat setiap perdebatan sejak Theodore Roosevelt di Gedung Putih. USDA mencoba
untuk melarang substansi ini pada tahun 1972.
10. Menthol
Salah satu bahan terakhir untuk menambahkan
rasa mint ke napas anda. Tanpa mentol, pasta gigi mungkin rasa seperti kapur
gliserin, parafin dioksida, deterjen, titanium, dan rumput laut. Silahkan telan
mentol jika anda suka, tetapi meminum teh yang mengandung mentol adalah ide yang
jauh lebih baik daripada anda mengunyah pasta gigi.


