Makan dengan porsi besar berkontribusi
menaikkan berat badan dan membuat kegemukan. Apalagi jika makanan yang disantap
merupakan makanan olahan, junk food dan yang berkalori tinggi. Normalnya,
wanita dewasa membutuhkan 2.000 kalori per hari agar bisa beraktivitas dengan
baik.
Tapi karena pola makan yang tak terkontrol
bisa membuat Anda mengasup dua kali lebih banyak kalori. Jika terbiasa makan
dengan porsi besar, maka mulailah menguranginya sedikit demi sedikit. Ini tips
memulainya, seperti dikutip dari Huffington Post.
1. Perhatikan
Ukuran Piring
Piring berukuran besar akan menggugah Anda
untuk mengambil makanan lebih banyak, karena memberi ilusi seakan makanan yang
ada di piring belum penuh. Saat mengambil makanan, gunakan piring yang lebih
kecil sehingga Anda tidak akan kalap karena tempat yang tersedia sudah penuh
dan makanan bisa tumpah.
2. Perbanyak
Sayur dan Buah
Cukup ambil nasi, puree kentang atau
karbohidrat lainnya sebesar kepalan tangan Anda. Kemudian isi setengah piring
dengan buah dan sayuran. Untuk lauk sebagai protein, ambil sepotong daging
kecil atau dada ayam, bisa juga tofu dan ikan tapi batasi seperempat piring
saja. Dengan begitu, Anda akan lebih banyak mengasup sayur dan buah yang kaya
serta, vitamin, mineral, serta rendah kalori.
3. Kurangi Kalori
dari Minuman
Kalori dalam bentuk minuman lebih sulit
dikontrol ketimbang kalori di dalam makanan. Saat minum caffe latte dengan
whipped cream, misalnya, Anda akan meneguknya sampai habis tanpa sadar ada
ratusan kalori yang telah masuk dalam tubuh. Ketika makan di restoran, pesanlah
air mineral, teh atau jus segar tanpa gula.
4. Beli Camilan
dalam Kemasan Kecil
Jangan membeli keripik kentang, cookies atau
biskuit dalam kemasan besar. Saat mengambil makanan dari kemasan besar, Anda
akan terus memakannya sampai isinya habis. Belilah camilan dalam kemasan kecil
untuk mencegah Anda makan secara berlebihan. Atau tuang sebagian isi camilan
dari bungkus besarnya ke dalam toples-toples kecil. Selain hemat uang, Anda
juga mengurangi penumpukan sampah plastik.
5. Pesan Minuman
Ukuran Kecil
Restoran cepat saji biasanya menyediakan
berbagai ukuran gelas minuman, mulai dari small, medium dan large. Pesanlah
ukuran gelas yang paling kecil, jangan tergoda dengan penawaran sekian persen
lebih murah jika memesan gelas besar.
6. Hindari
Makanan yang Buat Anda 'Ketagihan'
Jika Anda tahu tidak akan bisa berhenti
mengunyah keripik kentang rasa barbeque atau pop corn kecuali sudah habis, maka
jangan pernah coba memulainya. Pilihlah camilan yang bisa Anda kontrol sendiri
kapan harus berhenti memakannya.
7. Jangan Terlena
Label pada Kemasan
Banyak makanan kemasan yang diberi label
organik, tanpa lemak atau tanpa pemanis buatan. Tapi bukan berarti Anda bisa
memakannya sebanyak yang dimau. Tetap perhatikan bahan-bahan dan informasi
nilai gizi rata-rata pada kemasannya. Jika dilabeli organik tapi tertulis
mengandung gula, tepung atau penguat rasa, maka batasi atau hindari
konsumsinya.
8. Hindari
Restoran All-You-Can-Eat
Resto berkonsep buffet atau all you can eat
mungkin lebih hemat karena begitu banyak pilihan makanan/minuman yang bisa
disantap sepuasnya. Tapi itu akan memicu Anda untuk makan lebih banyak dari
kebutuhan kalori harian. Makan di restoran ala carte atau regular akan lebih
aman bagi berat badan Anda.
9. Berbagi
Makanan
Anda boleh saja memesan makanan berukuran
jumbo, tapi ingat untuk membaginya dengan teman-teman yang datang bersama Anda.
Begitu juga dengan dessert, pesanlah satu porsi untuk dimakan berdua atau
bertiga. Dengan begitu, Anda bisa mencegah hasrat untuk makan berlebihan.



