Sebuah fenomena aneh bisa Anda lihat jika traveling ke Taman
Nasional Death Valley di California, AS. Tanpa bantuan apapun, batu di tempat
ini bisa berpindah tempat sendiri secara misterius. Ajaib!
Misteri batu berjalan sendiri ini ada di Racetrack Playa,
Taman Nasional Death Valley, AS. Racetrack Playa adalah sebuah danau yang kini
telah mengering.
Saat ini, Racetrack Playa yang berada di sisi barat laut Taman
Nasional Death Valley, California menjadi incaran para turis jika traveling ke
AS. Mereka ingin melihat secara langsung tentang cerita batu yang bisa bergerak
sendiri.
Tak tanggung-tanggung, hampir semua batu yang ada di danau ini bisa
berpindah tempat tanpa bantuan orang. Jika dijumlah, ada sekitar 162 batu di
permukaan danau yang melakukan pergeseran tempat sendiri.
Meskipun belum ada yang melihat secara langsung bagaimana batu tersebut
bergeser, setiap turis yang datang bisa melihat jalur yang terbentuk karena
pergeseran batu.
Jalur ini terukir jelas di atas permukaan danau. Ada banyak jalur lurus
dan berkelok dengan batu di setiap akhir jalur. Uniknya, setiap tahun jalur ini
akan bertambah panjang, dan menghasilkan trek atau jalur baru, seolah hasil
pergerakan batu.
Dari situs Enviromental Graffiti, jalur ini terbentuk akibat adanya
gesekan antara dasar batu yang kasar, dengan permukaan danau yang kering.
Gesekan ini yang membuat permukaan danau dipenuhi ukiran jalur.
Dari jalur yang terbentuk, terlihat kalau bebatuan ini bergeser ke
kanan, kiri, bahkan tak jarang ada yang berbalik arah. Panjang trek pergerakan
batu juga bervariasi, tidak ada yang sama. Bahkan ada jalur mencapai ratusan
meter.
Padahal berat batu ini mencapai 45 kg, bahkan ada yang lebih. Memang
aneh dan ajaib, tapi ini nyata. Jalur yang terbentuk seolah menunjukkan
aktivitas batu yang terus bergerak. Kemudian timbul pertanyaan di kalangan
traveler yang telah melihat sendiri, bagaimana ia bisa bergerak?
Sayangnya, sampai saat ini belum ada hasil penelitian ilmiah yang bisa
menjelaskan fenomena unik ini. Ada beberapa pendapat yang mengatakan pergerakan
batu ini karena efek gravitasi.
Untuk alasan gravitasi, para ahli mengatakan kalau permukaan Racetrack
Playa tidak datar. Dataran Playa di utara ternyata lebih tinggi beberapa cm
dibanding permukaan sebelah selatan.
Inilah yang membuat beberapa orang mengatakan pergerakan batu akibat
gravitasi bumi. Pendapat lain menyebutkan, danau yang jarang hujan dan berangin
kencang menjadi faktor utama pergeseran batu-batu ini.





