Pria mana yang tidak ingin dianggap hebat oleh
wanita? Pasti tidak ada. Para pria selalu berusaha menunjukkan kepada wanita
bahwa mereka adalah sosok yang hebat, kuat, dan pantas untuk 'dikejar.' Pria
seperti ini memang banyak didamba. Namun, banyak wanita yang terkadang lupa bahwa
tidak semua pria dengan label 'kehebatan' merupakan pendamping hidup yang pas
bagi wanita. Oleh karena itu, kenali baik-baik karakteristik dan kepribadian
calon suami Anda sebelum Anda memutuskan untuk menjadikannya pendamping hidup
Anda. Coba simak beberapa karakteristik pria yang tidak seharusnya Anda jadikan
pendamping hidup untuk selamanya.
Gengsi meminta
maaf
Pertengkaran adalah satu hal yang sangat umum
terjadi dalam dunia pernikahan. Sebaiknya Anda menghindari jenis pria seperti
ini. Ketika sebuah pertengkaran terjadi dan terbukti bahwa suami Anda yang
salah, akan sulit bagi mereka untuk mengucap kata maaf. Tentu sebagai wanita
Anda akan merasa jengkel ketika dihadapkan dengan pria jenis ini. Pria jenis
ini akan mudah membuat hati Anda menjadi tidak tenang.
Penipu
Anda harus waspada jika calon suami Anda
mempunyai sifat suka menipu atau mencurangi Anda. Kalau dia hanya melakukannya
sekali, itu masih bisa ditoleransi. Namun bagaimana jika perbuatan seperti itu
sudah menjadi hobi? Anda harus mulai berbesar hati dan mengakui bahwa sebagian
besar orang tidak akan meletakkan rasa kepercayaan kepada pasangan yang
mempunyai sifat seperti ini.
Workaholic
Memiliki suami yang berprestasi memang sebuah
kebanggaan bagi seorang istri. Memiliki suami yang selalu bekerja keras untuk
menafkahi keluarga memang tidak ada duanya. Namun, apa jadinya kalau suami Anda
terlalu ambisius dalam bekerja hingga lupa dengan keluarga? Lambat laun Anda
akan merasa kehilangan sosok nyatanya dalam kehidupan sehari-hari Anda.
Pemalas
Semua wanita yang segera menikah memiliki
kecenderungan untuk bersikap tidak sabar. Yang dimaksud dengan sikap tidak
sabar di sini adalah sikap tidak sabar untuk segera berumah tangga, berbagi
beban hidup dengan suami, mengatur rumah dan segala keperluannya, dan lain
sebagainya. Akan tetapi, apakah suami Anda ikut memberikan kontribusi dalam
membantu mewujudkan rumah tangga yang damai dan bahagia? Sebagai contoh, apakah
suami Anda bersedia membantu memasak, membersihkan lingkungan rumah, atau
bahkan bersedia mengatasi masalah yang diasuh anak merupakan beberapa hal yang
mampu menunjukkan indikasi malas atau tidaknya calon suami Anda.
Tertutup
Privasi memang perlu dimiliki oleh setiap
orang. Namun, ada kalanya beberapa hal harus dibagi dengan pasangan agar beban
yang dimiliki terasa ringan. Jenis suami seperti ini biasanya enggan membagi
masalah yang mereka punya dengan pasangan. Sedangkan keterbukaan merupakan satu
hal penting yang harus dimiliki oleh sebuah pasangan karena itulah esensi dari
hidup bersama.
Hati-hati apabila calon suami Anda memiliki
salah satu atau beberapa kriteria yang ada di atas. Kalau dia mau berusaha
mengubahnya, Anda bisa mempertimbangkan kelanjutan hubungan Anda berdua. Akan
tetapi, apabila dia tetap bersikukuh bahwa tidak ada yang salah dengan
sikapnya, mungkin Anda bisa menimbang ulang rencana Anda.



