Friend Zone, istilah ini
sepertinya sedang booming sekali di timeline Twitter. Menimbulkan kegalauan
tersendiri di dalam hati para followers. Kalau kata friend zone ini masih
terasa asing bagi Anda, sebut saja TTM atau teman tetapi mesra. Yah, bisa
dikatakan demikian karena memang hubungan ini adalah hubungan yang kurang
jelas. Dikatakan teman, tetapi mesra seperti kekasih. Dibilang kekasih, tetapi
tidak ada komitmen yang jelas.
Di era teknologi yang serba maju ini, semakin banyak orang yang terseret
masuk dalam friend zone. Entah mengapa, tampaknya orang semakin hati-hati saja
dalam memutuskan siapa yang menjadi pasangan hidupnya. But wait, semakin
hati-hati atau karena takut? Belum ada jawaban jelas tentang hal tersebut.
Nah, ternyata berada dalam friend zone membawa masalah tersendiri bagi
masing-masing orang. Mulai dari galau, tidak bisa tegas mengambil keputusan,
dan rasanya jadi serba salah, benar tidak?
Well, Ladies, ini saatnya mengambil tindakan. Tak bisa terus-terusan
dibiarkan hubungan Anda berada dalam friend zone yang tidak ada kejelasannya.
Semanis apapun sekarang, friend zone membuat kedua pihak sama-sama sakit dan
kecewa apabila tak ada kejelasan.
Dan hanya ada dua pilihan yang bisa Anda ambil bila sedang terlibat
dalam friend zone:
[EXIT]
Keluar dari friend zone berarti Anda tegas dan peduli pada masa depan
Anda. Apabila memang ingin hanya sekedar menjadi teman, maka batasi beberapa
hal yang bisa Anda lakukan dengannya. Seorang teman tidak berciuman, tidak
cemburu, dan tidak membatasi ruang gerak masing-masing. Mereka mungkin saling
merindukan, tetapi perasaan mereka akan berada pada titik netral.
Bagaimana caranya keluar dari friend zone?
Tidak mudah mengajak seseorang berdiskusi tentang kejelasan hubungan.
Tetapi bila Anda terus menerus membiarkannya, maka tidak ada dari antara Anda
atau dia yang akan move one. Butuh ketegasan dari Anda untuk memutuskan keluar
dari zona tersebut. Meminta maaf padanya, sekaligus ucapkan terima kasih.
Bukan berarti Anda memutuskan bermusuhan dengannya lho, tetapi Anda
membuat batasan jelas hubungan yang Anda dan dia jalani saat ini, hanya sekedar
teman biasa.
[STAY and BEING HURT]
Tetap berada di friend zone artinya Anda tak bisa menuntut kejelasan
apapun darinya. Membiarkan semuanya mengalir dan berjalan tanpa arah. Dan
apabila ternyata ia sudah punya kekasih, Anda juga tak bisa meminta ia membagi
waktunya dengan Anda. Dia akan seperti sosok yang 'ada dan tiada' bagi Anda,
selamanya!
Sekarang semua keputusan kembali pada Anda. Akan stay di friend zone
atau keluar dan mengejar kebahagiaan Anda. Life is a choice, only you who can
decide where the life will run.



