Warung Internet

Dunia yang asik untuk berbagi...

Pada tanggal 19 November 2012 DD akan ganti template, jadi jika kamu mengalami gangguan pada tanggal itu Admin mohon maaf | Mohon maaf untuk sementara artikel Humor dan Cermis belum bisa diposting. InsyaAllah akan mulai berjalan normal pada awal bulan desember 2012 |

Kamu suka artikel ini? Klik "Like" dan +1!

Yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Memilih Pasangan Hidup

Tampan, punya karier cemerlang, pintar merayu, sering membuat kejutan dengan hujan hadiah. Sekilas memang menggambarkan sosok pria pujaan hati yang sempurna. Namun, apakah semua itu menjamin sosoknya sebagai suami ideal?

Belum tentu. Terlepas faktor-faktor membuai semacam itu, ada sejumlah kriteria yang jauh lebih penting untuk menentukan pendamping ideal. Kriteria yang meyakinkan bahwa si dia cukup berpotensi menjadi partner hidup dalam susah dan senang.

• Realistis
Pria realistis biasanya tidak akan memberikan janji-janji manis pada Anda. Dia akan menunjukkan dirinya apa adanya. Yang perlu Anda sadari, tak ada makhluk yang sempurna. Tapi, Anda berdua bisa belajar saling melengkapi lewat potensi dan kelemahan yang dimiliki masing-masing pasangan.

• Jujur
Tanpa kejujuran, hubungan akan kehilangan arah. Hati-hati, jika si dia sering tertangkap basah berbohong, sebaiknya Anda berpikir dua kali untuk menjadikannya pasangan hidup. Jika Anda tak dapat mempercayainya, kepada siapa lagi Anda bergantung?

• Respek
Carilah pria yang menaruh respek pada Anda. Dengan demikian Anda berdua lebih mudah bekerja sama dalam menyelesaikan setiap masalah yang muncul.

Kenali kepribadiannya sebelum melangkah ke jenjang rumah tangga. Awali dengan tahap pengenalan diri. Fase ini akan membantu Anda menemukan apa yang sebenarnya Anda harapkan dari sebuah hubungan, dan pria seperti apa yang dapat mewujudkan keinginan Anda tersebut.

Jangan terjebak dalam romantisme sesaat. Dalam alam ideal, mungkin Anda menginginkan sosok pria yang selalu melimpahi Anda dengan segepok perhatian. Namun, ada baiknya jika sesekali Anda menyelidiki motivasi di balik perlakuan manisnya itu.

Jika kamu suka artikel ini, sumbangkan komentar kamu

Pembaca yang baik adalah pembaca yang meluangkan sedikit waktunya untuk memberikan komentar tentang apa yang telah dibacanya... :)