Tampan, punya karier cemerlang, pintar merayu,
sering membuat kejutan dengan hujan hadiah. Sekilas memang menggambarkan sosok
pria pujaan hati yang sempurna. Namun, apakah semua itu menjamin sosoknya
sebagai suami ideal?
Belum tentu. Terlepas faktor-faktor membuai
semacam itu, ada sejumlah kriteria yang jauh lebih penting untuk menentukan
pendamping ideal. Kriteria yang meyakinkan bahwa si dia cukup berpotensi
menjadi partner hidup dalam susah dan senang.
• Realistis
Pria realistis biasanya tidak akan memberikan
janji-janji manis pada Anda. Dia akan menunjukkan dirinya apa adanya. Yang
perlu Anda sadari, tak ada makhluk yang sempurna. Tapi, Anda berdua bisa
belajar saling melengkapi lewat potensi dan kelemahan yang dimiliki
masing-masing pasangan.
• Jujur
Tanpa kejujuran, hubungan akan kehilangan
arah. Hati-hati, jika si dia sering tertangkap basah berbohong, sebaiknya Anda
berpikir dua kali untuk menjadikannya pasangan hidup. Jika Anda tak dapat
mempercayainya, kepada siapa lagi Anda bergantung?
• Respek
Carilah pria yang menaruh respek pada Anda.
Dengan demikian Anda berdua lebih mudah bekerja sama dalam menyelesaikan setiap
masalah yang muncul.
Kenali kepribadiannya sebelum melangkah ke
jenjang rumah tangga. Awali dengan tahap pengenalan diri. Fase ini akan
membantu Anda menemukan apa yang sebenarnya Anda harapkan dari sebuah hubungan,
dan pria seperti apa yang dapat mewujudkan keinginan Anda tersebut.
Jangan terjebak dalam romantisme sesaat. Dalam
alam ideal, mungkin Anda menginginkan sosok pria yang selalu melimpahi Anda
dengan segepok perhatian. Namun, ada baiknya jika sesekali Anda menyelidiki
motivasi di balik perlakuan manisnya itu.


