Warung Internet

Dunia yang asik untuk berbagi...

Pada tanggal 19 November 2012 DD akan ganti template, jadi jika kamu mengalami gangguan pada tanggal itu Admin mohon maaf | Mohon maaf untuk sementara artikel Humor dan Cermis belum bisa diposting. InsyaAllah akan mulai berjalan normal pada awal bulan desember 2012 |

Kamu suka artikel ini? Klik "Like" dan +1!

DuniaQ Duniamu

Kaki lebih jenjang dan ramping, tubuh pun terlihat lebih tinggi dan memancarkan aura seksi. Ini merupakan sedikit alasan mengapa banyak wanita tergila-gila pada sepatu tumit tinggi.


Apakah Anda tahu cerita di balik kesan seksi sepatu tumit tinggi? Penemu alas kaki pertama hingga saat ini tidak diketahui. Menurut arkeolog asal AS, hanya diketahui kalau sebenarnya alas kaki diciptakan oleh para pria.

Arkeolog menemukan sejumlah besar sandal yang terbuat dari anyaman rumput telah digunakan orang yang hidup di zaman batu. Seperti dilansir dari Genius Beauty, sandal tersebut dikenakan para petani Mesir Kuno.

Alas kaki tersebut sengaja diciptakan untuk membantu berjalan dan bergerak melalui tanah yang gembur. Sepatu bertumit kemudian berkembang sesuai kebutuhan aktivitas saat itu. Seperti, sepatu boot dengan tumit tinggi yang membantu pengendara kuda berada tetap di pelana.

Arkeolog mengungkap kalau pelukis terkenal Leonardo da Vinci, yang menemukan alas kaki menyerupai sepatu bertumit modern. Sepatu tumit tinggi ini lalu berkembang luas di Eropa pada abad ke-17.

Pada 1680, barulah wanita mulai menggunakan sepatu tumit tinggi. Sampai-sampai, mereka rela menggunakan hak yang sangat tinggi dan tipis dan hanya bisa bergerak jika menggunakan tongkat.

Pria pun kembali menggunakan sepatu bertumit. Muncul juga beragam aturan, mengenai kelas apa yang diizinkan mengenakan sepatu bertumit tinggi. Tumit tertinggi dikenakan oleh anggota keluarga kerajaan. Semantara, tumit merah hanya boleh digunakan oleh kaum bangsawan.

Pada abad ke-18, pria akhirnya berhenti menggunakan sepatu bertumit tinggi. Saat itu juga berkembang pemahaman bahwa sepatu dengan tinggi tumit 10-12 cm adalah sepatu yang paling seksi untuk wanita. Mereka percaya sepatu tersebut mampu membuat sosok wanita terlihat anggun.

Revolusi Prancis 1789 mengakhiri "penyiksaan" pada kaki wanita selama 50 tahun. Wanita mulai menggunakan sepatu dengan sol yang datar. Bahkan, mereka menghadiri pesta dengan menggunakan sepatu datar berbahan sutra dan sol berbahan kulit.

Ini tak bertahan lama. Pada akhir abad ke-19, tren fashion kembali mengarah pada sepatu bertumit tinggi. Hingga saat ini, wanita pun tidak dapat dilepaskan dari sepatu-sepatu tumit tinggi baik stiletto maupun wedges.

Meski kesehatan jadi taruhan, kesan seksi yang didapatkan dari mengenakan sepatu tumit tinggi, bisa mengalahkan kekhawatiran. Bagaimana  Anda?

Jika kamu suka artikel ini, sumbangkan komentar kamu

Pembaca yang baik adalah pembaca yang meluangkan sedikit waktunya untuk memberikan komentar tentang apa yang telah dibacanya... :)