Warung Internet

Dunia yang asik untuk berbagi...

Pada tanggal 19 November 2012 DD akan ganti template, jadi jika kamu mengalami gangguan pada tanggal itu Admin mohon maaf | Mohon maaf untuk sementara artikel Humor dan Cermis belum bisa diposting. InsyaAllah akan mulai berjalan normal pada awal bulan desember 2012 |

Kamu suka artikel ini? Klik "Like" dan +1!


gaya lebay
Memang ada harga mahal yang harus dibayar jika ingin tampil gaya dan tak ketinggalan mode. Harga mahal itu tak hanya diukur dengan uang, tetapi juga dari segi kesehatan. Berbagai fashion terkini seperti jins ketat dapat membahayakan kesehatan, seperti nyeri, sakit, infeksi bakteri dan mati rasa.

Seperti dilansir Time.com, Jumat (24/2/2012), berikut adalah beberapa risiko fashion yang patut disadari sehingga dapat menghindari diri sendiri dari sakit dan cedera.

1. Celana jeans ketat
Celana ketat atau ikat pinggang yang terlalu ketat dapat menyebabkan gangguan saraf tertekan, mati rasa dan gangguan pencernaan. Dr Octavio Bessa dari Stamford, Connecticut, menciptakan istilah "sindrom celana ketat".

Dr Bess melihat banyak pasiennya mengalami ketidaknyamanan perut, kembung dan mulas karena mengenakan pakaian yang tidak pas. Diagnosisnya diketahui dengan membandingkan ukuran celana dengan lingkar perut. Biasanya ada perbedaan sebesar 7,5 sentimeter atau lebih.

2. Stiletto
Sepatu yang sempit dengan hak tinggi mendatangkan banyak kerugian bagi kesehatan, yaitu dapat merubah bentuk telapak kaki, jari kaki menjadi bengkok, merusak saraf, patah tulang, dan keseleo pada pergelangan kaki.

"Semakin tinggi tumit sepatu, maka semakin besar berat badan yang dilemparkan ke depan dan ditempatkan pada kaki, sehingga menyebabkan rasa sakit. Kuncinya adalah membatasi pemakaian stiletto atau pakai sepatu dengan lengkungan yang kuat dan distribusi berat badan yang baik," kata John E. Mancuso, ahli penyakit kaki dari New York City.

3. Pakaian Thong
Thong serupa dengan bikini, tapi lebih minim karena hanya mengunakan pengait yang seperti seutas tali. Dengan mengenakan pakaian ini, jahitan yang kasar dapat menyebabkan gesekan kecil di kulit yang sensitif. Gesekan ini menyebabkan pertumbuhan jamur dan infeksi bakteri.

"Suhu panas dan aktivitas yang banyak bergerak membuat infeksi menjadi lebih buruk. Sebaiknya lindungi kulit dengan produk seperti Aquaphor, minyak vitamin E, minyak safflower atau minyak zaitun," kata Dr Deborah Coady dari SoHo Obstetrics and Gynecology.

4. Dasi
Ikatan dasi yang ketat dan kerah baju yang kecil bisa mengganggu sirkulasi darah ke kepala, sehingga menyebabkan sakit kepala, penglihatan buram dan telinga terasa geli. Statistik menemukan, 67% pria membeli kemeja yang terlalu kecil bagian lehernya, demikian laporan Wall Street Journal.

Kerah yang kecil akan membatasi gerakan leher dan meningkatkan ketegangan otot di punggung dan bahu. Yang lebih parah lagi, karena tidak dicuci sesering pakaian lainnya, dasi bisa penuh dengan kuman penyakit.

5. Anting
Wall Street Journal melaporkan bahwa sekitar 20% tindikan di tubuh berkembang menjadi infeksi bakteri. Selain itu, perhiasan atau aksesori yang mengandung nikel yang dapat menyebabkan ruam bagi orang yang memiliki alergi nikel. Selain itu, berat anting juga menjadi masalah. Bila dipakai terlalu sering, dapat menarik lubang anting atau bahkan merobek daun telinga. Cedera ini memerlukan waktu lama untuk sembuh dan diperbaiki.

Jika kamu suka artikel ini, sumbangkan komentar kamu

Pembaca yang baik adalah pembaca yang meluangkan sedikit waktunya untuk memberikan komentar tentang apa yang telah dibacanya... :)