Warung Internet

Dunia yang asik untuk berbagi...

Pada tanggal 19 November 2012 DD akan ganti template, jadi jika kamu mengalami gangguan pada tanggal itu Admin mohon maaf | Mohon maaf untuk sementara artikel Humor dan Cermis belum bisa diposting. InsyaAllah akan mulai berjalan normal pada awal bulan desember 2012 |

Kamu suka artikel ini? Klik "Like" dan +1!


Tepat hari ini, seorang nenek di Inggris merayakan ulang tahunnya yang ke-25 tahun. Hah?! Ya, sebab Margaret Ware yang lahir pada tanggal 29 Februari ini, hanya merayakan ulang tahunnya setiap 4 tahun sekali.

Ulang tahunnya kali ini dirayakan bersama dengan keluarga besarnya. Ulang tahun Margaret jadi kian spesial karena dirinya mendapat kartu ucapan selamat dari Ratu Inggris, Elizabeth II mengingat Margaret merupakan warga Inggris tertua yang lahir pada tahun kabisat.

Margaret telah memiliki 3 anak dan 5 cucu, serta 7 cicit. Jika dihitung secara normal, usia Margaret telah mencapai 100 tahun. Namun Margaret masih aktif bekerja hingga usianya mencapai 80 tahun.

Setiap pagi, Margaret selalu bangun pukul 07.30 waktu setempat untuk kemudian berjalan pagi. Bagi wanita seumuran dirinya, Margaret termasuk masih aktif. Mungkin hal ini yang membuatnya panjang umur.

"Saya tidak tahu jika ada orang lain yang berusia 100 pada ulang tahun ke-25 mereka, itu tentu sangat tidak biasa. Hingga saat ini, dia masih sangat aktif. Dia pergi keluar untuk jalan-jalan setiap harinya. Dua kali seminggu dia bermain bingo. Dia bahkan masih bekerja hingga usianya 80 tahun di sebuah toko," ujar putri Margaret, Sylvia (72), seperti dilansir oleh Daily Mail, Rabu (29/2/2012).

"Semoga umur panjangnya menurun di keluarga kami," imbuhnya.

Margaret yang merupakan anak ketujuh dari sepuluh bersaudara ini, lahir sekitar tahun 1912-an di Lymington, Hampshire, Inggris. Dia kemudian menikah pada tahun 1933 dengan seorang pria bernama John di Southampton dan menetap di sana.

Tak lama usai mereka merayakan ulang tahun pernikahan ke-50, John meninggal dunia pada usia 78 tahun. Margaret pun pindah ke Crediton, Devon, agar lebih dekat dengan putrinya. Selama menjalani hidupnya, Margaret mengakui dirinya telah melalui banyak peristiwa yang baik maupun buruk. Namun dia merasa memiliki kehidupan yang bahagia dan tidak ingin mengubah apapun di masa lalunya.

Jika kamu suka artikel ini, sumbangkan komentar kamu

Pembaca yang baik adalah pembaca yang meluangkan sedikit waktunya untuk memberikan komentar tentang apa yang telah dibacanya... :)