Dalam sebuah pertemuan Arisan antar ibu-ibu di
Perumahan Kompleks Tentara terjadi adu pamer kehebatan anaknya masing-masing.
Ibu Dini : "Anak saya baru saja naik
pangkat menjadi Letnan."
Ibu Susi : "Kalau anak saya, belum lama
ini di promosikan jadi Kolonel."
Ibu Tina : "Anak saya juga Bu? Baru
diangkat jadi Kapten. Pada hal, dia baru kelas 2 SMA, lho!?"
Ibu Dini dan Ibu Susi : "Hebat, kok bisa
ya Bu?"
Ibu Tina : "Ya tentu dong, soalnya anak
saya pintar main bola di sekolah. Jadi ia diangkat jadi Kapten Kesebelasan di
Kecamatan."
=====================================================
Budi bertandang ke rumah gadis yang dikenalnya
semalam sesuai petunjuk alamat yang diberikan kepadanya. Ketika bertemu dengan
orang tua si gadis, dengan penuh harap, Budi berbicara dengan bapak si gadis.
Budi: Maaf, Pak, semalam saya berkenalan
dengan Rini, anak Bapak. Entahlah, saat itu juga saya jatuh hati kepadanya dan
Rini sendiri sudah bersedia menjadi pendamping saya. Untuk itulah saya datang
kemari, untuk melamar Rini.
Bapak: Lho, adik ini bagaimana? Rini anak saya
itu sudah meninggal 7 hari yang lalu karena kecelakaan!
Budi: Tidak apa-apa kok, Pak, saya sendiri
juga sudah meninggal 100 hari yang lalu.


